Sunggono jadi Narsum sosialisasi stunting bagi Keluarga Penerima Mamfaat(KPM) bantuan pemerintah.(Ist)
Timeskaltim.com, Kukar – Sebanyak 21 desa di Kutai Kartanegara (Kukar) ditetapkan oleh Pemprov Kaltim sebagai lokasi fokus penanganan stunting.
“Jumlah desanya masih sama seperti tahun lalu, sama-sama 21, tapi ada desa yang masih sama, ada juga yang tidak dimasukkan lagi,” sebut Wakil Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TP2S) Kukar, Sunggono, baru-baru inj, di aula kantor Bupati Kukar.
Sunggono yang juga Sekda Kukar ini menyebut, seperti Desa Menamang Kanan Kecamatan Muara Kaman, dan Desa Muara Pantuan Kecamatan Anggana masih ditunjuk sebagai lokasi fokus penanganan stunting pada tahun ini.
Sunggono tidak mengetahui secara pasti apakah masih ada desa yang ditetapkan sebagai fokus penanganan stunting tahun lalu, masih tetap dimasukkan pada tahun ini. Sebab, penetapan lokasi menjadi kewenangan Pemprov.
“Bisa saja indikator keberhasilan penanganan, belum masuk fase aman. Biasanya tidak ada desa yang ditetapkan sampai tiga tahun berturut-turut,” jelasnya.
Untuk Kukar, sebut Sunggono, kasus stunting terbilang tinggi. Stunting bukan hanya merusak tumbuh kembang fisik anak, akan tetapi anak sering sakit.
“Secara umum, dari 100 anak, yang alami stunting sekitar 27 anak,” urai Sunggono.
Penyebab stunting di Kukar, rata-rata tidak memiliki fasilitas air bersih, tidak mempelajari pola hidup sehat, cacingan, keluarga perokok, minimnya asupan gizi bagi ibu hamil, hingga minimnya pengetahuan keluarga bagi calon pengantin serta minimnya pendapatan perekonomian keluarga.
“Yang paling dominan penyebab stunting, tidak punya jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan, kalau sakit seperti dibiarkan karena tidak punya Jamkes,” urainya.
Sunggono meminta kepada Camat, Lurah maupun Kades untuk cepat tanggap menghadapi masalah stunting di wilayahnya. Masyarakat bisa melapor jika gejala gejala stunting.
“Jika ada camat dan lurah atau Kades yang tidak tanggap masalah stunting, silahkan laporkan ke saya,” tegasnya.(Adv/Kominfokukar/Wan)












