Kepala DLHK Kukar, Alfian Noor.(Ist)
Timeskaltim.com, Kukar – Sejumlah upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar), untuk meraih Piala Adipura di tahun 2023. Kini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar sedang menginventarisir, apa saja yang masih menjadi kekurangan-kekurangan agar bisa segera dipenuhi.
Kepala DLHK Kukar, Alfian Noor, titik utama yang menjadi perhatian adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bekotok Loa Ipuh. Bagaimana memperbaiki sistem kontrolnya dan menangani sampah-sampah yang menumpuk. Yakni dengan cara tiap 3 bulan sekali, menutup dan menguruk sampah yang banyak.
Termasuk pemenuhan jembatan timbang yang kini sudah rampung. Menjadi beberapa poin penting di TPA Bekotok yang sempat dilakukan evaluasi. “Tinggal tahun ini kita benahi kolam air limbah kita benahi segera. Kalau sudah, tinggal yang kecil-kecilnya juga dibenahi dari tempat lain,” ungkap Alfian, Jumat (2/6/2023) siang.
Memastikan pengerjaannya maksimal, Alfian menyebut semua bidang yang berada di DLHK Kukar untuk ikut andil. Kemudian melakukan evaluasi dan mendokumentasikan titik-titik penilaian secara internal DLHK Kukar. Tercatat ada 41 titik penilaian dari sekitar 14 objek yang dinilai.
Diantaranya komplek perkantoran, sekretariat DPRD Kukar, Ruang Terbuka Hijau (RTH), di sempadan Sungai Mahakam, jalan-jalan utama dan protokol, sekolah-sekolah, RSUD AM Parikesit Kukar. Termasuk di kawasan perumahan, terminal, pelabuhan, pasar, pertokoan, TPA, saluran drainase dan bank sampah.
Setelah melakukan dokumentasi, selanjutnya akan melaporkan langsung ke sekretaris kabupaten (sekkab). Untuk kemudian dirapatkan bersama dan dilakukan intervensi bersama, dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
“Insya Allah kalau ini berjalan dengan baik, (piala) Adipura tahun 2023 bisa kita dapatkan,” pungkas Alfian.(Adv/Kominfokukar/Wan)












