Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Anhar menyoroti aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan perusahaan tambang.
Dirinya menilai, bantuan CSR yang disalurkan tidak sebanding dengan kerusakan alam yang diperoleh dari pengelolaan tambang batu bara.
“Kalau kita lihat kerusakan alam akibat pengelolaan batu bara tersebut belum dari perkebunan lagi, itu cukup luar biasa dampaknya,” ucap Anhar.
Menurutnya, bantuan dari program CSR perusahaan seharusnya sebanding dengan dampak dan hasilnya, mengingat keuntungan yang didapat perusahaan sangat besar.
“Karena keuntungan yang mereka dapatkan sangat besar. Jadi harus sebanding dengan yang mereka dapatkan,” terangnya
Ia berharap, perusahaan yang ada di Kaltim dapat memberikan bantuan yang lebih besar untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau mereka itu memberikan bantuan melalui program CSR itu harus eskalasinya yang lebih jauh lagi ke depan, semisal bangun Universitas, rumah-rumah ibadah atau bangun fasilitas-fasilitas pemerintahan,” tandasnya. (Adv/Bey/Wan)












