Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Novan Apresiasi Kinerja Pemkot Dalam Tanggulangi Banjir Dan Sampah

250
×

Novan Apresiasi Kinerja Pemkot Dalam Tanggulangi Banjir Dan Sampah

Sebarkan artikel ini

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny menyampaikan, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda fokus dalam membangun infrastruktur penanggulangan banjir pada Tahun 2023.

“Kami terus mendorong agar Pemkot Samarinda tetap fokus dan melanjutkan program terkait penanggulangan banjir dan penanganan sampah pada tahun 2023, sebab isu banjir dan sampah masih menjadi perhatian warga Kota Samarinda” ujar Novan.

Ia mengapresiasi kinerja Pemkot Samarinda pada tahun lalu terkait penanggulangan banjir. 

Terbukti, debit air secara signifikan menurun dan adanya pengurangan genangan di beberapa titik. Kendati demikian, penanggulangan banjir perlu ditingkatkan lagi.

Selain itu, ia mengungkapkan, penanggulangan banjir pada saat air sungai mengalami pasang masih menjadi PR. Meskipun drainase sudah mantap, namun  banjir tetap tak tertanggulangi.

“Maka perlu dilakukan koordinasi yang intens dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PUPR  untuk segera melaksanakan pekerjaan pintu air. Pintu air tersebut nantinya buka tutup dari Sungai Mahakam ke anak sungai bisa optimal dalam penanggulangan banjir saat pasang” jelasnya.

Tak hanya itu, masalah sosial seperti pembebasan lahan yang menjadi tupoksi dari Dinas PUPR Kota Samarinda bisa tuntas di tahun 2023, terutama permukiman di Bantaran Sungai di Jalan AM Sangaji sampai jembatan Gatot Subroto hingga ke Jalan Tarmidi.

Menurut Novan, penyelesaian pembebasan lahan di bantaran Sungai Karang Mumus efektif dalam mengurangi debit air banjir, sehingga dapat mempercepat pekerjaan penurapan oleh  BWS Kementerian PUPR.

Pihaknya mengungkapkan, selain persoalan banjir,  persoalan sampah masih perlu diprioritaskan pada tahun 2023 ini. 

Pemindahan dari TPA Gunung Sampah ke TPA Sambutan harus disegerakan. Di samping itu juga dioptimalkan realisasi  TPA alternatif di Batu Cermin.

“Dalam hal pembuangan sampah, masyarakat juga mesti di edukasi secara kontinyu untuk tidak membuang sampah di sungai dan juga bisa memilah sampah organik dan non organik” tutupnya. (Adv/Bey/Wan)