Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Kukar

Dinkes Kukar Sebut Kasus DBD di Kukar Terus Menurun

305
×

Dinkes Kukar Sebut Kasus DBD di Kukar Terus Menurun

Sebarkan artikel ini

Tren penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kutai Kartanegara (Kukar), terus menurun. (ist)

Timeskaltim.com, Tenggarong – Hingga akhir Maret 2023 ini, tercatat sudah ada 147 kasus yang didata oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar. Seperti yang disampaikan oleh Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Dinkes Kukar, Supriyadi.

Supriyadi menyebut DBD merupakan penyakit yang sifatnya musiman, terutama ketika memasuki musim penghujan. Biasanya akan meredanya di akhir tahun, dikisaran bulan September keatas. Untuk Januari sudah tercatat sebanyak 73 kasus, Febuari 54 kasus dan Maret sebanyak 20 kasus. “Kematian 0 kasus, semoga 0 terus sampai akhir tahun,” ujar Supriyadi, Kamis (30/3/2023).

Selain tetap mensosialisasikan pencegahan DBD, melalui Bidang Kesmas dalam program promosi kesehatan (promkes) dengan pemberantasan sarang nyamuk, menutup dan menguras penampungan air. Juga mendukung semua puskesmas di Kukar, dengan pengadaan alat Rapid Diagnostic Test (RDT) tes untuk DBD.

Ini merupakan langkah yang dilakukan oleh Dinkes Kukar, untuk mengantisipasi kasus kematian yang terjadi pada 2022 lalu, sebanyak 5 kasus. Harapannya nanti semua pasien yang terindikasi suspek DBD, akan dilakukan dengan tes dan sampelnya dikirim ke laboratorium.

Karena selama ini, ditemukan keterlambatan penanganan karena salah diagnosa. Ketika salah mendiagnosa dan trombosit darah pasien suspek DBD turun dan kondisi kesehatan yang sudah parah. Akan berdampak parah bagi si pasien.

“Jadi begitu (hasil) RDT-nya positif walaupun hasil lab-nya negatif tapi mereka harus ikuti tata laksana DBD biar sampai tidak ada kejadian meninggal atau terlambat (penanganan),” tutupnya.