Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Kian Menjamur Pedagang Berjualan di Atas Trotoar, Joha: Satpol PP Harus Tindak Tegas

466
×

Kian Menjamur Pedagang Berjualan di Atas Trotoar, Joha: Satpol PP Harus Tindak Tegas

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah meresmikan wisata pasar Ramadan di Gor Segiri, Jumat (24/3/2023) sore lalu. Selain memberikan wadah untuk para pedagang. Tujuannya juga untuk menekan inflasi dan meningkatkan pertumbuhan Ekonomi di Kota Tepian.

Tetapi sangat disayangkan, meskipun Pemkot telah menyediakan lapak untuk pasar Ramadan. Sampai saat ini masih ditemukan sejumlah pedagang yang berjualan di titik yang tidak diperbolehkan, seperti di trotoar.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal mengatakan Pemkot sudah membuat larangan berjualan di atas trotoar, tentu hal itu sangat baik untuk mengurangi kemacetan di Jalan.

“Selain mengganggu pejalan kaki, berjualan di atas trotoar juga menyebabkan kemacetan karena kerumunan, saya rasa pak wali sudah tepat mengeluarkan kebijakan itu,” ucapnya.

Kemudian, adanya lapak yang sudah disediakan itu sangat membantu masyarakat, selain baik untuk keamanan dan ketertiban, warga yang ingin berburu takjil juga mudah, karena sudah tersedia pada satu lokasi.

Tetapi, menurut Politisi Nasdem ini, adanya Penjual di atas trotoar itu mungkin di karenakan masih ada yang tidak tau tentang larangan tersebut.

Maka ini tugasnya pemerintah lagi untuk mensosialisasikan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga harus melakukan tindakan yang tegas.

“Jika masih banyak ditemukan ada yang berjualan di atas trotoar, maka Satpol PP harus mengambil langkah untuk menegakkan kebijakan walikota tersebut,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)