Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kota Samarinda

Angkasa Kritik Pembangunan Terowongan Tak Kunjung Terlihat

547
×

Angkasa Kritik Pembangunan Terowongan Tak Kunjung Terlihat

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. (Iswan Syarif/Times kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Proyek megah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda satu diantaranya adalah Terowongan Gunung Manggah penghubung antara Jalan Kakap Ke Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Sambutan.

Semenjak peletakan batu pertama (Ground Breaking) mega proyek tersebut, pada Jumat (20/1/2023) silam. Sampai saat ini masih belum terlihat aktivitas pekerjaan dalam melaksanakan pembangunan tersebut.

Mendengar hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani mengatakan, proyek yang di targetkan 18 bulan tersebut seharusnya sudah beroperasi sejak peletak batu pertama.

“Pada saat rapat bersama komisi III mereka (piha kontraktor-red) tidak bisa memastikan tanggal untuk memulai progres. Namun, mereka memastikan untuk melaksanakan pembangunan itu pada maret ini,” ucapnya kepada media ini, Selasa (21/3/2023).

Angkasa juga mendesak Pemkot untuk berperan agar pihak kontraktor dapat segera mengerjakan proyek tersebut.

Sehingga pihak Komisi III akan melakukan pengawasan, evaluasi serta mencari informasi terkait kendala apa menyebabkan progres tersebut tertunda.

“Kalau saya tetap mendesak pemkot untuk segera melakukan langkah untuk menjalankan mega proyek itu. Karena dengan menganggarkan 385 miliar, takut nanti proyeknya mangkrak ya pasti anggaran itu akan menjadi silva,” ujarnya. 

Sementara itu, Politisi PDIP ini mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi pada proyek tersebut per 6 bulan sekali. Jika ditemukan kendala maka akan dilakukan kordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kemungkinan nanti akan kita evaluasi per semester dengan cara kita turun kelapangan. Jika belum bekerja, insyallah kita akan panggil OPD terkait untuk mempertanyakan kenapa belum ada progres,” pungkasnya. (Adv/Nur/Wan)