
Pengkot WI kota Samarinda sukses menggelar Muskotlub di Aula Hotel Royal Park, pada Sabtu (21/8/2021) pukul 10.00 Wita. (Topan Setiawan/Timeskaltim.com)
Timeskaltim.com, Samarinda – Walau di tengah pandemi saat ini, tak sedikitpun menyurutkan semangat Pengurus Kota (Pengkot) Wushu Indonesia (WI) Kota Samarinda menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) di Aula Hotel Royal Park, pada Sabtu (21/8/2021) pukul 10.00 Wita.
Acara tersebut dihadiri, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Samarinda, Aspian Noor diwakilkan Wakil Ketua II, Herdian MS beserta jajarannya. Turut pula hadir Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda, Erham Yusuf diwakilkan Ishanianto. Hadir untuk membuka acara Wakil Sekretaris I Pemprov Wushu Indonesia Kaltim Mahyudin Rasyid.
Berdasarkan pantauan Timeskaltim.com, agenda tersebut begitu memperhatikan protokol kesehatan. Sepeti wajib mengenakan masker, menjaga jarak dan wajib steril menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki aula acara
Ketua Panitia Muskotlub, Ahmadi dalam sambutannya menyampaikan, acara tersebut merupakn kali pertamanya digelar dalam suasana yang ketat Protokol Kesehatan (Prokes). Sehingga, diadakan secara hybrid.
“Namun kegiatan ini terus kita gelar dan tak menyurutkan semangat Pengcab dalam menggelar acara ini,” ujarnya.

Ketua Panitia Muskotlub Pengkot WI Samarinda, Ahmadi. (Topan Setiawan/Timeskaltim.com)
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Kota Samarinda, Herdian MS mengatakan, agar kepengurusan yang terpilih lebih baik lagi, dan dapat mengemban tanggung jawab dalam mencetak peraihan mendali emas untuk para atlit Wushu.
“Kami sangat mengharapkan kepengurusan yang akan terpilih ini, dapat mengemban tanggung jawabnya mencetak para atlit wushu berprestasi,” ucap Herdian saat menyampaikan sambutannya.
Ia menambahkan, siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Pengcab WI Samarinda, Herdian berharap Ketua yang baru nanti bisa menjalankan program kerja. Terutama terkait pembinaan atlet, sarana latihan, dan minimnya wasit Wushu Samarinda yang memiliki sertifikasi nasional.
“Masih ada PR yang perlu dikerjakan untuk pengurus baru nanti. Seperti peralatan latihan, wasit juri yang bisa berlaga di nasional masih minim. Kita berharap ada regenerasi wasit,” ungkapnya.
Sejauh ini, cabor Wushu di Kota Tepian ini, cukup berpotensi meraih prestasi. Apalagi atlet Wushu Samarinda pernah meraih juara sebelumnya. (Adv/Wan)












