Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Yan Ipui Dukung Digitalisasi Pendidikan di Kutim, Fokus pada Akses Internet di Daerah Terpencil

881
×

Yan Ipui Dukung Digitalisasi Pendidikan di Kutim, Fokus pada Akses Internet di Daerah Terpencil

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui, menyatakan dukungannya terhadap program digitalisasi pendidikan di daerah terpencil.

Menurutnya, salah satu kendala utama yang dihadapi oleh anak-anak di wilayah pedalaman adalah kurangnya akses internet, yang menjadi hambatan besar dalam menghadapi ujian berbasis komputer yang semakin banyak diterapkan.

“Kami bersama pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan, salah satunya dengan memberikan internet gratis, khususnya di daerah terpencil,” ungkap Yan Ipui, (2/11/2024).

Yan menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan agar anak-anak di daerah terpelosok yang minim akses internet tidak tertinggal dalam hal pendidikan.

Di tengah semakin maraknya ujian berbasis komputer, memastikan akses internet yang memadai menjadi hal yang krusial agar semua anak, tanpa terkecuali, dapat mengikuti perkembangan teknologi pendidikan.

“Di masa mendatang, kami berupaya agar jaringan telekomunikasi bisa menjangkau seluruh wilayah. Kutim yang terdiri dari wilayah pedalaman dan pesisir sering kali mengalami blank spot di sejumlah titik, dan hal ini menjadi tantangan besar dalam memajukan pendidikan di daerah,” ujar Yan.

Menurut Yan, salah satu langkah strategis yang tengah dilakukan adalah memastikan semua wilayah, termasuk yang berada di pedalaman, mendapat akses internet yang stabil.

Hal ini bertujuan agar digitalisasi pendidikan di Kutim dapat berjalan merata, memberi kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala masalah konektivitas.

“Dengan langkah-langkah ini, kami berharap digitalisasi pendidikan di wilayah terpencil semakin merata. Kami ingin memastikan tidak ada lagi area yang blank spot sehingga semua anak bisa mengakses materi pendidikan secara online tanpa hambatan,” pungkasnya.ADV