Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Uncategorized

Wujudkan SDM Berkualitas, Pemkot Samarinda Usung Program KBKR

288
×

Wujudkan SDM Berkualitas, Pemkot Samarinda Usung Program KBKR

Sebarkan artikel ini

Kegiatan konsolidasi KBKR bersama OPD Samarinda. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda menegaskan pentingnya Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya.

Hal ini disampaikan oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Samarinda, Ridwan Tasa, dalam acara Konsolidasi Program KBKR yang diadakan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra kerja.

Ridwan Tasa menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan dari seluruh pihak, bukan hanya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

“Program ini terstruktur dari tingkat nasional ke desa, dan dasarnya ditujukan untuk seluruh warga dan masyarakat terkhususnya Samarinda,” ujarnya baru-baru ini.

Program KBKR, menurutnya, memiliki peran vital dalam pembangunan SDM sejak masa kehamilan hingga periode emas perkembangan anak dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang membutuhkan nutrisi optimal bagi ibu dan bayi.

Ia juga menjelaskan bahwa perencanaan keluarga, termasuk pengaturan jarak kelahiran dan penggunaan kontrasepsi, sangat penting untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.

“Kami tidak melarang orang tua memiliki anak, akan tetapi kami meminta agar para orang tua membuat perencanaan yang baik, sehingga kualitas, anak, kesehatan, dan kesejahteraannya terjaga,” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mempersiapkan generasi yang kompeten dan berkualitas, terutama dalam menghadapi tantangan di masa depan, termasuk perkembangan Kota Samarinda sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ia juga menyoroti pentingnya peran guru dalam memberikan pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini, serta pencegahan stunting yang harus dimulai dari masa kehamilan.

Terakhir, ia berharap bahwa melalui program ini, Samarinda dapat melahirkan generasi yang sehat, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Kita harapkan, anak-anak kita di masa depan memiliki kompetensi yang baik agar bisa menjadi pemimpin berkualitas di masa depan,” tutupnya. (Bey)