Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Provinsi Kaltim

Waspada, Kasus Suspek Campak di Kaltim Meningkat 

462
×

Waspada, Kasus Suspek Campak di Kaltim Meningkat 

Sebarkan artikel ini

Infografis kasus suspek campak di Provinsi Kalimantan Timur. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mendeteksi peningkatan kasus suspek campak di beberapa wilayah Kaltim.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim menjelaskan, saat ini cakupan vaksinasi campak di Kaltim sudah di atas 80 persen.

“Sudah tiga bulan terakhir kasus campak terjadi di sejumlah wilayah di Kaltim, terutama Minggu kedua ini terdapat lonjakan dari 19 kasus suspek menjadi 95 kasus suspek” ungkap Jaya, Jumat (3/2/2023) saat jumpa pers bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Jaya menuturkan, 95 kasus suspek tersebut ditemukan di beberapa wilayah, seperti Samarinda 40 kasus, Berau 2 kasus, Kutai Kartanegara 16 kasus, Kutai Timur 20 kasus, Paser 8 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 6 kasus, Bontang 1 kasus, dan Mahakam Ulu 1 kasus suspek.

“Kita harus terus waspada, termasuk mengirim sampel ke Jakarta, makanya kita harus tetap melakukan vaksinasi” jelasnya.

Dari beberapa data yang diperoleh, anak anak yang terkena campak ini dilihat dari status riwayat vaksinasinya itu masih kurang. Hal ini yang membuat anak-anak lebih mudah terinfeksi penyakit campak ini.

Ia berharap, posyandu-posyandu kembali aktif melakukan vaksinasi. Selain itu, orang tua harus segera memberikan vaksinasi secara lengkap mulai dari imunisasi dasar sejak balita.

“Ada bulan imunisasi anak kita dorong posyandu lebih aktif, kita aktifkan kembali terutama terhadap anak-anak, supaya ke depannya kesehatan anak-anak dapat terjaga dengan baik dan terhindar dari campak” tegasnya. (Adv/Bey/Diskominfo Kaltim)