Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.(Topan Setiawan/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun menyebut, bersama Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berkomitmen, terus mematangkan pembahasan APBD Perubahan 2022 dan APBD murni 2023.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana APBD Perubahan tak diketok. Sedangkan tahun ini, Samsun menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim telah memberikan sinyal-sinyal adanya APBD Perubahan tahun anggaran 2022.
Kendati demikian, belum dipastikan mengenai besaran angka yang disetujui.
“Mudah-mudahan ada. Sebab sudah ada sinyal dari Pemprov,” ucap Samsun kepada awak media, Selasa (2/7/2022) siang.
Pemprov maupun DPRD Kaltim menargetkan pembahasan APBD Perubahan 2022 rampung pada Agustus ini.
“Kalau untuk perubahan, kemungkinan kita kejar target sampai di Agustus ini sudah harus kelar. Hanya sampai hari ini draf APBD Perubahan belum kita terima, kemungkinan akhir bulan, termasuk angkanya sampai hari ini belum,” ujarnya.
Sementara itu, pembahasan KUA-PPAS antara Banggar DPRD Kaltim bersama dengan TAPD Provinsi Kaltim untuk APBD Murni 2023 juga masih dibahas.
“KUA-PPAS ‘kan sudah dibahas di internal Banggar dan kemarin sudah ada pertemuan dengan TAPD. Pertemuan itu tidak hanya sekali digelar, tetapi beberapa kali pertemuan juga yang akan dibahas secara simultan,” terangnya.
“KUA-PPAS Murni 2023 kemungkinan targetnya di akhir November akan kita sepakati. Masih ada waktu untuk pembahasan,” tambah Politisi Partai PDIP ini.
Legsislator Karang Paci asal Dapul Kutai Kartanegara (Kukar) ini, membeberkan untuk pembahasan APBD, pihaknya tak ingin bersikap gegabah untuk mengambil keputusan, sehingga melakukan pendalaman dan diskusi panjang bersama mitra terkait, untuk benar-benar dapat menghasilkan keputusan yang tepat.
“DPRD Kaltim harus mempelajari dulu dan juga diskusi dengan TAPD dan OPD masing-masing tentang RKPD bagaimana dan seterusnya,” tandasnya. (Wan/ADV/Kominfokaltim)












