Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Perempuan Lebih Aktif Berkiprah di Dunia Politik

398
×

Wakil Ketua DPRD Kaltim Ajak Perempuan Lebih Aktif Berkiprah di Dunia Politik

Sebarkan artikel ini

Ananda Emira Moeis, selaku Wakil Ketua DPRD Kaltim. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ananda Emira Moeis, selaku Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), mengajak para perempuan di Kaltim untuk lebih berperan aktif dalam dunia politik maupun pemerintahan.

Ia menekankan bahwa kehadiran perempuan tidak hanya berperan penting demi keseimbangan representasi, tetapi juga vital bagi kemajuan pembangunan daerah.

Nanda, sapaan akrab politisi PDIP ini, menyatakan bahwa kesadaran akan pentingnya peran perempuan di dunia politik semakin meningkat.

Menurutnya, ketentuan kuota 30 persen bagi perempuan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) telah membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk terlibat dalam dunia politik.

“Aturan ini menjadi dorongan kuat untuk mewujudkan representasi gender yang lebih seimbang dalam politik,” ungkapnya, Sabtu (26/10/2024).

Ia juga melihat kuota tersebut bukan hanya formalitas, tetapi merupakan kesempatan bagi perempuan untuk berperan lebih dalam pengambilan keputusan. DPRD Kaltim, sebagai lembaga legislatif, berkomitmen mendukung representasi perempuan, baik di dalam maupun di luar institusi pemerintahan.

Selain itu, Nanda juga menekankan pentingnya pendidikan politik bagi perempuan. Dirinya mencontohkan banyaknya perempuan yang menjabat posisi strategis dalam pemerintahan, seperti Sekretaris Daerah (Sekda) dan pimpinan instansi lainnya.

“Ini bukti bahwa perempuan mampu berkarya secara profesional, setara dengan laki-laki. Bukan soal gender, melainkan tentang bagaimana kita bersama bekerja untuk kepentingan masyarakat Kaltim,” tegasnya.

Legislator asal Karang Paci itu lantas menyatakan kesiapan lembaganya untuk mendukung perempuan agar berkembang dalam karier politik.

“Harapannya, melalui berbagai program dan kebijakan, pemerintah dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis,” tuturnya.

Nanda juga menekankan pentingnya solidaritas di antara perempuan. Menurutnya, kesuksesan perempuan di ranah politik tidak lepas dari dukungan satu sama lain.

“Kalau bukan kita yang saling mendukung, siapa lagi? Perempuan Kaltim harus maju dengan saling menguatkan,” tambahnya.

Dengan kepemimpinan yang inklusif, DPRD Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik dan pemerintahan.

Terakhir, melalui upaya ini, Nanda optimis perempuan di Kaltim dapat memaksimalkan potensi mereka untuk membangun daerah dan mewujudkan kebijakan yang adil bagi semua kalangan masyarakat. (Bey)