Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DaerahPolitik

Utamakan Kebutuhan Masyarakat Kaltim Daripada Pemindahan IKN, Berikut Penjelasan Capres Anies

926
×

Utamakan Kebutuhan Masyarakat Kaltim Daripada Pemindahan IKN, Berikut Penjelasan Capres Anies

Sebarkan artikel ini
Teks Foto: Anies Baswedan paparkan alasan tolak IKN pada agenda Desak Anies. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Calon Presiden (Capres) 01, Anies Baswedan menyoroti alasannya terhadap penolakan kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. Ia memperjelas bahwa, pentingnya perbaikan sektor di tiap lini daerah. Menjadi jargon utama paslon 01 Anies – Cak Imin (AMIN), menggaet suara di kalangan milenial.

Hal tersebut diutarakannya saat menggelar agenda “Desak Anies” yang berlangsung di Da’ Coffe, Samarinda Seberang, pada Kamis (11/1/2024) sore.

Capres 01 itu pun, jelas memaparkan alasan pihaknya melakukan penolakan pembangunan IKN. Karena, berpotensi bakal menghabiskan APBN yang cukup besar.

Kata Anies, khususnya di Kaltim, masih banyak sektor yang perlu tingkatkan. Seperti, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga perekonomian. Dengan anggaran yang begitu fantastis. Dalam pembangunan IKN. Hal tersebut juga dapat dialihkan dan dimanfaatkan. Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, secara merata di daerah sebutan Benua Etam itu.

“Masyarakat di Kalimantan, khususnya di Kaltim. Banyak masalah-masalah urgen yang harus diselesaikan,” ucap Anies dihadapan seluruh lapisan masyarakat.

Ia melihat, ada kebutuhan masyarakat yang lebih penting untuk diselesaikan terlebih dahulu. Ketimbang, melakukan pembangunan berskala besar di IKN.

“Anggaran kita terbatas, mari kita membangun yang senyatanya dibutuhkan oleh masyarakat di Kalimantan,” tegasnya.

Bukan hanya menjelaskan terkait penolakan pembangunan IKN. Anies juga membeberkan rencananya, yang akan membangun kereta api. Yang menghubungkan seluruh daerah di Kalimantan.

Bilang Anies, agar daerah-daerah di Kalimantan dapat lebih mudah untuk saling terhubung. Ini dapat menguntungkan, berbagai sektor dan menghidupkan perekomian rakyat.

“Hari ini daerah di Kalimantan tidak tersambungkan, untuk pergi ke Banjarmasin harus terbang ke Surabaya dulu (transit).”

“Begitu tranportasi tersambungkan, perekonomian tersambungkan. Maka kemajuan akan terjadi di Kalimantan,” bebernya.

Sebagai Capres, ia mengambil langkah menyelesaikan semua kebutuhan masyarakat terlebih dahulu. Bukan mewujudkan keinginan.

“Penyelesaian kebutuhan masyarakat dapat terealisasi secara menyeluruh terlebih dahulu. Dari pada harus menguncurkan anggaran yang lumayan besar pada pembangunan IKN,” pungkasnya. (Nik/Wan)