Rapat Koordinasi Internet Desa Bertempat di Hotel Swiss-Belhotel, Balikpapan. (Ist.)
Timeskaltim.com, Samarinda – Dalam rangka mendukung optimalisasi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim membuka penyediaan akses internet desa.
Program tersebut diikuti oleh enam Diskominfo Kabupaten dan bekerja sama dengan Provider Telekomunikasi Indonesia Regional Kalimantan dan PT Indonesia Commnets Plus.
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menyampaikan, pihaknya terus berupaya memberikan layanan komunikasi ke desa-desa.
“Targetnya, selesai dalam bulan 10 ini agar agar kinerja lebih cepat” ucap Faisal, Selasa (14/2/2023).
Sebagai informasi, terdapat 55 titik internet desa di 6 kabupaten. Titik itu tersebar di Berau 2 desa, Kutai Barat 9 desa, Kutai Kartanegara 9 desa, Kutai Timur 19 desa, Mahakam Ulu 3 desa, dan Paser 12 desa.
Diketahui rinciannya, pada Berau 2 Desa (desa gembirang dan desa sei babinir), Kubar 9 desa (desa mencimai, ombau asa, Sendawar, Muara Lawa, Tanjung Isuy, Muara Tae, Muara Kedang, Linggang Bingung dan Sumber Bangun), Kutai Kartanegara 10 desa (desa Perian, Sanggulan, Liang, Genting Tanah, Sabintulung, Embalut, Separi, Sebuntal, dan Lebang Cilong).
Selanjutnya di Kutim ada 19 desa (desa Sangatta Utara, Swarga Bara, Singa Gembara, Suka Rahmat, Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Mukti Jaya, Rantau Makmur, Manunggal Jaya, Kebon Agung, Muara Wahau, Benua Baru, Miau Baru, Sepaso, Sekerat, Kaliorang, Margo Mulyo, Bumi Etam, dan Penagadan).
Lanjut, di Mahakam Ulu 3 desa (Ujoh Bilang, Long Bangun Ilir, dan Long Bangun Ulu), serta di Paser 12 desa (Pepara, Bukit Saloka, Modang, Kempang Sari, Prayon, Brewe, Tiwei, Sekian Makmur, Petangis, Tebru Paser Damai, Muara Kuaro, dan Petiku).
“Nama-nama desa dapat berubah, menyesuaikan hasil koordinasi hari ini” papar Faisal.
Harapannya, terdapat evaluasi dari internet desa tahun 2022 agar menjadi perhatian bersama demi lancarnya internet desa tahun 2023. (Adv/Bey/Aji/Kominfo Kaltim)












