Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Tingkatkan Minat Bersekolah, Disdikbud Kutim Jabarkan Kemudahan yang Diterima Orang Tua

42
×

Tingkatkan Minat Bersekolah, Disdikbud Kutim Jabarkan Kemudahan yang Diterima Orang Tua

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur -Kesadaran masyarakat untuk menyekolahkan anak terus menunjukkan peningkatan, terutama di wilayah Kutai Timur yang mudah dijangkau layanan pendidikan. Kemudahan akses dan fasilitas pendukung dianggap menjadi faktor utama meningkatnya minat bersekolah, khususnya di kalangan orang tua yang sebelumnya menghadapi kendala jarak dan biaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur, Mulyono, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan.

“Soal belum sekolah, kalau usianya memang belum masuk, ya belum bisa. Namun di wilayah yang mudah dijangkau, saya yakin orang tua bersemangat menyekolahkan anaknya,” ujarnya.

Selain itu, dukungan pembiayaan pendidikan menjadi kunci keberhasilan. Program seragam gratis, buku gratis, tanpa biaya SPP, bahkan pemberian beasiswa bagi sekitar 20 persen siswa, membuat alasan untuk tidak bersekolah semakin kecil.

“Alokasi anggaran dan program ini dirancang agar sekolah tidak lagi menjadi beban ekonomi keluarga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tambah Mulyono.

Fasilitas dan bantuan tersebut juga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang memadai. Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Kutai Timur, yang menekankan pada pemerataan pendidikan sebagai fondasi kualitas generasi mendatang.

Dengan upaya terpadu antara pemerintah daerah, sekolah, serta dukungan orang tua dan masyarakat, Kutai Timur optimistis dapat mencetak generasi muda yang berpendidikan, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan bukan sekadar hak, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah secara menyeluruh.(ADV)