Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Hukum & PeristiwaSamarinda

Tega ! Jual Istrinya Sendiri Melalui Aplikasi, Pria Asal Banjarmasin Ditangkap 

362
×

Tega ! Jual Istrinya Sendiri Melalui Aplikasi, Pria Asal Banjarmasin Ditangkap 

Sebarkan artikel ini

Polresta Samarinda saat melakukan konferensi pers mengenai TPPO yang terjadi di Samarinda. (Dok: Polresta Samarinda)

Timeskaltim.com, Samarinda – Seorang pria bernama Jaidil berumur 21 tahun kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan tega menjual istrinya sendiri melalui aplikasi kencan, Kamis (27/7/2023) siang.

Jaidil ditangkap bersama rekannya yakni RA (19) yang berperan sebagai muncikari, di sebuah hotel di Kawasan Jalan Imam Bonjol Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Wakapolresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto, mengatakan korban dan pelaku bukan warga Samarinda. Keduanya memutuskan datang ke Samarinda menggunakan travel untuk mencari pelanggan sejak beberapa waktu lalu.

“Korban dan salah satu pelaku adalah suami istri. Mereka datang dari Banjarmasin pada Hari Rabu, menggunakan travel,” katanya saat menggelar konferensi pers di Mako Polresta Samarinda.

Dijelaskan Eko, untuk menjajakan istrinya, pelaku meminta bantuan RA. Korban lantas ditawarkan melalui aplikasi kencan, dengan tarif Rp300 hingga Rp900 ribu untuk sekali kencan.

“Pelaku ini berperan sebagai Manajer yang mengatur keuangan hasil jasa yang ditawarkan. Sekali kencan, korban ditawar dari 300 hingga 900 ribu rupiah,” paparnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku menjual istrinya karena desakan kebutuhan ekonomi. Tidak hanya sekali, kedua pelaku berhasil memasarkan korban lebih dari 5 kali di Samarinda. Hasil penjualan itu, digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Kini kedua pelaku ditahan di Mapolresta Samarinda. Keduanya terancam pasal 2 ayat 1 Undang Undang RI No 27 Tahun 2007, tentang tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.

Perdagangan orang adalah kejahatan yang tidak manusiawi, para pelaku akan dijerat sesuai pasal dan dihukum berat,” pungkasnya.(Wan)