
Kondisi TKP bekas pembacokan sang suami kepada Sang Istri bersama pria selingkuhannya.(Istimewa)
Timeskaltim.com, Kukar – Seorang Suami di Tenggarong Kutai Kartanegara (Kukar) naik darah ketika mempergoki sang istri sendiri, sedang asik berhubungan badan bersama lelaki lain di siang bolong. Tanpa berpikir panjang, sang suami pun mengamuk.
Ia dengan urat kencang, mengambil pisau daging yang terselip di bagian dapur rumahnya. Lalu membacok istri dan selingkuhannya yang masih dalam keadaan telanjang bulat. Usai membacok, pria berinisial AP menyerahkan diri secara sukarela ke Polsek Tenggarong.
“Kejadian pembacokan berlangsung di rumah kontrakan Jalan Gunung Pegat Rt. 35 No. 10 Melayu Tenggarong, ” ungkap Kapolsek Tenggarong, IPTU Nursan, Minggu (2/1/2022) siang.
Kapolsek menceritakan, kronologis kejadian heboh tersebut bermula saat AP yang berprofesi pedagang baju di Kutai Barat mencurigai gelagat istrinya punya Pria Idaman Lain (PIL).
“Pengakuan tersangka AP, istrinya EA kalau megang Ponsel selalu sembunyi-sembunyi. Kalau diminta untuk melihat Ponselnya, EA selalu menolak menyerahkan,” ucap Kapolsek.
Guna membuktikan kecurigaan tersebut, AP kemudian menyusun rencana. Dia lalu berpura-pura pamit kepada sang istri menuju ke Desa Jonggon, Loa Kulu.
“Begitu berangkat, AP balik lagi melalui pintu belakang, dan naik ke atas plafon rumah,” jelasnya.
Baca Juga : Terungkap ! Kasus Pembunuhan Bukan Pacar, Melainkan Seorang Sopir
AP bersembunyi di atas plafon kamarnya selama kurang lebih 2 jam. Kecurigian AP terbukti. Seorang pria berinisial KT datang. Adegan pertama yang dilihatnya sudah cukup bikin AP meradang. Istrinya dan pria itu berciuman.
Tak hanya berciuman. KT dan EA masuk ke kamar. Kedua insan ini layaknya suami istri, berhubungan badan.
“Tanpa pikir panjang dengan rasa amarah dibakar cemburu, AP mendobrak pintu dengan membawa pisau daging. Dia membacok KT. KT Sempat kabur melalui jendela dalam keadaan bugil,” ujarnya.
AP yang sudah kalap lalu melampiaskan amarah kepada istrinya. “Istrinya dibacok,” beber Kapolsek.
Kini, KT dan EA sama-sama dirawat di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. AP masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kukar. Sehari-harinya, AP berdagang baju di Kubar.
Dia pulang ke Tenggarong hanya dua hari sekali untuk membeli dagangan. Setelah itu, meninggalkan istrinya untuk berjualan empat sampai enam hari di kabupaten tetangga.(wan)










