Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Sri Puji Astuti: Orang Tua Berperan Terhadap Pencegahan Pernikahan Dini

438
×

Sri Puji Astuti: Orang Tua Berperan Terhadap Pencegahan Pernikahan Dini

Sebarkan artikel ini

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Iswan Syarif/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Puji Astuti Pernikahan dini masih terjadi di Kaltim, terutama di Samarinda. Tentunya, orang tua sangat berperan dalam pencegahan persoalan tersebut.

Pernikahan dini masih kerap terjadi di beberapa wilayah di Kaltim ini. Ada banyak faktor yang mengakibatkan pernikahan di usia dini, baik itu ekonomi putus sekolah dan hamil diluar nikah.

“Hal itu erat kaitannya dengan kemiskinan, apalagi di Samarinda angka kemiskinan masih besar dan faktor ekonomi juga salah satau penyebabnya,” katanya ditemui Timeskaltim.com, Jumat (13/01/2023) siang.

Ia menambahkan, kabar dari Kantor Urusan Agama (KUA) sudah ada 30 orang tua yang mengajukan dispensasi nikah.

“Sudah ada 30 permohonan dispensasi nikah dari orng tua karna hamil di luar nikah, terus hamil duluan dan putus sekolah terus dikawinkan. Dan saya ketahui bahwa penyebabnya karena masalah ekonomi,” lanjutnya.

Fraksi Demokrat itu, menegaskan, selain upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan, kedua orang tua juga harus berperan aktif dalam menjaga anak-anaknya. Jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Ini bisa mengakibatkan hamil di luar nikah. 

“Seharusnya bagaimana seorang ibu itu bisa menjadi seorang central, sebagai istri dan sebagai teman, karena untuk menuju ketahanan keluarga rasanya itu penting. Jadi kembali lagi kepada ibu dan bapak atau orang tua anak harus tau fungsi nya jangan hanya kawin aja,begitu anak bermasalah malah dibiarin,” pungkasnya.(Adv/Nur/Wan)