Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
BontangDPRD Kaltim

Sosilisakan Perda P4GN PN, Henry Pailan Igatkan Masyarakat Bahaya Leten Narkotika

341
×

Sosilisakan Perda P4GN PN, Henry Pailan Igatkan Masyarakat Bahaya Leten Narkotika

Sebarkan artikel ini

Timeskaltim.com, Bontang – Anggota DPRD Kaltim Henry Pailan TP, menggelar sosialisasi Perda (Sosper) nomor 4 tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Prekursor dan Psikotropika di Gedung Serbaguna Gereja Toraja Kelurahan Kanaan Kecamatan Bontang Barat, Minggu (16/10/2022).

Dalam sambutanya Henry Pailan TP mengatakan sosialisasi perda dilakukan sebagai bentuk upaya sadar hukum masyarakat terhadap pencegahan penyalahgunaan narkotika. Dengan begitu, penyalahgunaan narkoba dilingkungan masyarakat dapat diminimalisir.

“Kalau masyarakat sudah sadar hukum, secara otomatis ruang gerak pengedar ataupun penguna akan terbatas,” ujarnya.

Henry Pailan berharap dengan seringnya dilakukan sosialisasi, masyarakat bisa mengetahui dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan. Sebab Perda ini berperan penting untuk memerangi peredaran narkotika di sekitar kita.

“Masyarakat bisa berperan melaporkan, atau menyampaikan saran kepada lembaga terkait jika ditemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika”cetusnya.

Dalam kesempatan itu dia juga mengajak masyarakat agar berperan aktif memerangi peredaran narkotika. Beberapa hal yang bisa dilakukan, diantaranya mengkampanyekan akibat penyalahgunaan narkotika.

Menurut politisi partai Gerindra ini masyarakat dapat berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika.

“Semua masyarakat harus terlibat, agar generasi kita selamat,”katanya.

Untuk diketahui Kaltim saat ini terbilang darurat narkoba, jadi sasaran empuk para kartel narkoba. Angka pengguna tinggi karena akses masuknya yang relatif banyak. Berbagai kalangan menjadi korbannya, mulai dari SMP, SMA dan perguruan tinggi.

Tak heran genderang perang terhadap narkoba di benua etam ini (sebutan Kaltim) ditabuh tanpa henti. Apalagi modus operandinya juga berkembang mengikuti ketatnya pengawasan. Kemasannya juga berkembang mulai dari paket sederhana hingga paket narkoba yang terkemas modern. Bahkan menyerupai kemasan makanan populer. Misalnya kopi kemasan, hingga bentuk makanan anak-anak.