Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Soal Covid 19 Di Samarinda, H Baba: Masih Tunggu Informasi Resmi

175
×

Soal Covid 19 Di Samarinda, H Baba: Masih Tunggu Informasi Resmi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, H Baba. (Hasbi/ Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Baba, menyatakan bahwa pihaknya belum menjalin komunikasi intensif dengan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait hadirnya Covid-19 di Samarinda.

“Sampai saat ini, saya belum berkoordinasi langsung dengan Dinkes Kaltim maupun Rumah Sakit AWS terkait kabar Covid,” ujar Baba, pada Selasa (10/6/2025).

Diketahui, RSUD AWS tengah menangani dua pasien dengan hasil tes antigen yang menunjukkan indikasi positif Covid-19.

Untuk memastikan diagnosis, sampel kedua pasien tersebut telah dikirim ke laboratorium rujukan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, guna pemeriksaan lanjutan dengan metode PCR.

Selain untuk memastikan hasil, uji laboratorium juga dimaksudkan untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan varian baru, termasuk subvarian Omicron seperti BA.2.86.2 atau Pirola.

Menanggapi semua perihal tersebut ia menekankan, pentingnya kehati-hatian sebelum mengambil kesimpulan.

Ia menolak jika penilaian terhadap kasus ini dilakukan secara tergesa-gesa.

“Segala sesuatu yang menyangkut Covid-19 perlu evaluasi dan verifikasi dulu. Tidak bisa hanya karena gejala flu atau pilek kita langsung simpulkan sebagai Covid-19,” ujarnya.

“Prosedur medis dan pemeriksaan lengkap harus dijalankan terlebih dahulu,” tambah politisi PDI- Perjuangan itu.

Selain itu, kata dia, dirinya masih menanti informasi resmi dari pihak rumah sakit terkait perkembangan kasus. Menurutnya, laporan dari RSUD AWS kemungkinan akan diterima dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan siang atau sore ini sudah ada laporan resmi dari pihak rumah sakit. Kita tunggu saja hasil pastinya,” imbuhnya.

Dengan belum jelasnya situasi, Baba meminta masyarakat tetap waspada dan tidak terburu-buru menyimpulkan.

Ia juga mengimbau warga untuk menunggu konfirmasi resmi dari instansi terkait agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu.

“Hasil pemeriksaan PCR dan pelacakan varian diharapkan segera tersedia untuk menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya,” pungkansya. (Adv/Has/Bey)