Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat memberikan sambutan Konsultasi Publik RKPD 2024. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Salah satu kesiapan pemerintah provinsi dalam mendukung pemindahan Ibukota Negara (IKN) Nusantara adalah melalui sumberdaya manusia (SDM) yang sehat.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi saat membuka agenda Konsultasi Publik RKPD 2024, di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (16/3/2023).
Hadi mengatakan, penting untuk melaksanakan program pencegahan stunting atau tumbuh kerdil guna menyiapkan SDM untuk mendukung kemajuan IKN.
“Ketika IKN berkembang, SDM kita siap secara fisik dan mental, serta berkualitas karena telah dipersiapkan sebelum lahir” ucap Hadi.
Hadi menyebutkan, proses penanggulangan stunting dapat di cegah dengan menyasar remaja pranikah, ibu hamil, serta anak 1000 hari pertama.
“Program penanganan stunting ini penting agar SDM dapat mendukung kemajuan IKN” ungkapnya.
Selain itu, berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa, prevalensi stunting di Kaltim naik 1,1 persen.
Sebelumnya, stunting di Kaltim pada 2021 sebesar 22,8 persen, namun pada 2022 naik menjadi 23,9 persen.
Oleh karena itu, Hadi menyebutkan bahwa stunting juga menjadi perhatian di RKPD kali ini sesuai dengan himbauan Presiden RI Joko Widodo.
“Secara nasional angka stunting di Kaltim turun 4 persen sesuai dengan target nasional, bukan hanya bicara angka secara makro, namun perlu diperhatikan, terkait budaya hidup yang sehat yang perlu dibangun di tengah masyarakat” pungkasnya. (Adv/Bey/Diskominfo Kaltim)












