Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Shabaruddin Prihatin Atas Kekurangan Tenaga Medis di Sangkulirang, Desak Pemerintah Cari Solusi

755
×

Shabaruddin Prihatin Atas Kekurangan Tenaga Medis di Sangkulirang, Desak Pemerintah Cari Solusi

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Wilayah Kecamatan Sangkulirang menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pasalnya, daerah tersebut masih kekurangan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggota DPRD Kutim, Shabaruddin, menilai bahwa fasilitas kesehatan di kawasan tersebut sangat terbatas, terutama dalam hal ketersediaan tenaga medis.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah dokter yang ada masih sangat minim, baik di rumah sakit maupun puskesmas.

“Pertama untuk kesehatan, dokter di sana itu masih minim. Apalagi di Sangkulirang ada RS yang tipenya B atau D kalau tidak salah,” ujar Shabaruddin (16/11/2024).

Menurutnya, keberadaan tenaga medis yang cukup sangat penting untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Shabaruddin menjelaskan bahwa puskesmas di Sangkulirang juga mengalami kekurangan tenaga medis, khususnya dokter. Hal ini menjadi perhatian serius karena dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

“Puskesmas-puskesmas di sana juga masih banyak kesulitan dokter, makanya ini juga harus kita carikan jalan untuk adakan dokter di sana,” jelasnya.

Shabaruddin menegaskan bahwa masalah kekurangan tenaga medis ini harus segera ditangani oleh pemerintah.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap puskesmas memiliki dokter yang cukup agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik dan efektif.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap puskesmas memiliki dokter yang cukup agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, Shabaruddin mengingatkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari masyarakat.

Ia berharap masyarakat bisa lebih aktif dalam mendukung upaya peningkatan sektor kesehatan di Sangkulirang.

“Kita semua harus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Sangkulirang,” tambahnya.

Shabaruddin berharap agar sektor kesehatan di Sangkulirang mendapat perhatian lebih dari pemerintah, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Ia menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, dan itu harus diperjuangkan.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, dan kita harus berjuang untuk itu,” pungkasnya.ADV