Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Sediakan Lahan 5 Hektare, Kutim Targetkan Jadi Daerah Percontohan Program Sekolah Rakyat Kemensos

36
×

Sediakan Lahan 5 Hektare, Kutim Targetkan Jadi Daerah Percontohan Program Sekolah Rakyat Kemensos

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Kutai Timur (Kutim) berupaya menjadi daerah percontohan nasional melalui percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan berasrama dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Saat ini Pemkab Kutim sedang menyelesaikan kajian kelayakan lahan seluas 5 hektare di Jalan Simono, Sangatta Utara, yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan SR.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengungkapkan bahwa tinjauan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah teknis seperti PUPR, Pertanahan, Perkim, dan BPKAD untuk memastikan aspek legalitas, kemudahan akses, serta kesiapan infrastrukturnya.

Usai Upacara Hari Pahlawan Nasional, beliau menjelaskan bahwa masing-masing perangkat daerah kini tengah melakukan kajian. Setelah selesai, hasilnya akan diajukan ke Kemensos untuk ditindaklanjuti melalui survei dari pusat.

Selain penyiapan lahan, Dinsos juga memverifikasi 15 ribu anak dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Proses ini dilakukan untuk memastikan siapa saja yang memenuhi kriteria sekaligus bersedia mengikuti pola pendidikan berasrama yang mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks.

Ernata mengatakan bahwa mereka memastikan para calon peserta benar-benar masuk kelompok sasaran dan siap mengikuti sistem berasrama. Ada yang langsung setuju, namun ada juga yang masih mempertimbangkannya.

Ia menegaskan bahwa tugas Pemkab Kutim adalah menyediakan dan mematangkan lahan, sementara pembangunan fisik maupun operasional sekolah sepenuhnya akan ditangani Kemensos.

Setelah tinjauan daerah dinyatakan tuntas, Kemensos bersama Kementerian PUPR dijadwalkan turun melakukan observasi sebelum pembangunan diputuskan.

Jika lolos tahapan di tingkat pusat, Kutim berpeluang menjadi salah satu daerah pertama yang mengoperasikan Sekolah Rakyat, yang dirancang menjadi model nasional dalam menghilangkan hambatan pendidikan bagi keluarga miskin melalui penyediaan asrama, seragam, serta perlengkapan belajar sepenuhnya oleh negara.

Ernata menutup dengan menegaskan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan akses pendidikan bagi ribuan anak dari keluarga kurang mampu di Kutai Timur.ADV