Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

“Sayid Anjas Soroti Dampak Cuaca terhadap Penyerapan Anggaran APBD 2024 di Kutim”

557
×

“Sayid Anjas Soroti Dampak Cuaca terhadap Penyerapan Anggaran APBD 2024 di Kutim”

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggaran yang dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah cuaca yang tidak mendukung upaya proyek.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Sayid Anjas, Wakil Ketua I DPRD Kutim, mengatakan bahwa faktor eksternal, terutama musim hujan, menjadi penghalang utama untuk melaksanakan anggaran secara optimal.

Sayid menjelaskan bahwa cuaca buruk, terutama hujan lebat dan berkepanjangan yang melanda Kutim, menghambat kemajuan sejumlah proyek konstruksi yang dibiayai melalui APBD 2024. Proyek semenisasi jalan dan pembangunan infrastruktur lainnya, yang seharusnya berjalan lancar, terhambat oleh cuaca yang tidak menentu.
Memang, ada kemungkinan anggaran tidak dapat diserap sepenuhnya pada 2024, terutama di bidang konstruksi. Saat ditemui di kantornya pada tanggal 9 November 2024, Sayid Anjas mengatakan bahwa musim hujan sangat memengaruhi kelancaran pekerjaan lapangan. Cuaca buruk menghalangi proyek semenisasi jalan.

Sayid mengatakan bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kutim tetap berkomitmen untuk mengatasi masalah ini meskipun mereka menghadapi masalah ini. Untuk mempercepat pelaksanaan proyek dan mencapai target penyerapan anggaran, berbagai tindakan dan upaya akan terus dilakukan.
Sayid menambahkan, “Faktor cuaca memang menjadi tantangan, namun kita akan terus berusaha mencari solusi agar pekerjaan tetap bisa berjalan dengan baik. Kami berharap proyek-proyek yang mendukung pembangunan daerah tetap dapat selesai sesuai jadwal meskipun ada kendala cuaca.”

DPRD Kutim juga meminta Pemerintah Kabupaten Kutim untuk terus memantau pelaksanaan proyek-proyek yang ada dan bekerja sama dengan pihak terkait, seperti kontraktor dan dinas terkait, untuk memastikan anggaran dapat diserap secara maksimal. Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutim harus terus memastikan bahwa proyek-proyek yang sudah berjalan dapat diselesaikan tepat waktu, dengan tetap memperhatikan kualitas dan efisiensi.ADV