Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi Kaltim

Rudy Mas’ud Tegaskan PTS Akan Segera Terima GratisPol, Anggaran Sudah Siap Tinggal Verifikasi Kampus

211
×

Rudy Mas’ud Tegaskan PTS Akan Segera Terima GratisPol, Anggaran Sudah Siap Tinggal Verifikasi Kampus

Sebarkan artikel ini
Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud - Seno Aji, saat konferensi pers bersama awak media. (Hasbi/Times Kaltim).

Timeskaltim.com, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kaltim juga akan mendapatkan program beasiswa GratisPol Pendidikan dalam kurun waktu secepat mungkin.

Orang nomor satu di Benua Etam (julukan Kaltim) mengatakan, bahwa sejauh prosesnya kini tengah berjalan dan tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pihak kampus.

“Sejauh ini sudah kami kerjakan dan memang masih berproses. Kampus harus melakukan verifikasi dulu agar anggaran yang diberikan Pemprov bisa diserahkan dengan baik,” ujarnya, menjawab pertanyaan para mahasiwa di PTS Kaltim, Senin (17/11/2025).

Rudy mas’ud juga menyampaikan bahwa Pemprov telah menyiapkan seluruh anggaran yang dibutuhkan oleh PTS. Namun, pencairan tidak dapat dilakukan sebelum kampus menyelesaikan prosedur verifikasi penerima.

“Untuk perguruan tinggi swasta, seluruh administrasi harus dipenuhi sesuai prosedur. Target penerima akan disesuaikan dengan data yang diajukan universitas. Kami tinggal menunggu. Kita sudah siap, anggarannya sudah siap. Begitu administrasi rampung, distribusi UKT langsung bisa diluncurkan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa realisasi GratisPol pada tahun depan akan menjangkau seluruh mahasiswa dari semester 1 hingga semester akhir.

“Insya Allah, mulai semester 1, 2, dan seterusnya sudah kita siapkan anggarannya. Ini untuk anak-anak Kalimantan Timur, totalnya 124.000 mahasiswa dengan anggaran Rp1,4 triliun,” ungkapnya.

Menanggapi kebijakan pusat terkait dengan pemangkasan trasnfer pusat ke kas daerah. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mengganggu program Gratispol pendidikan. Karena menurutnya, prioritas Pemprov tetap pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Yang kita utamakan adalah pembangunan infrastruktur manusianya. Kalau SDM sudah bagus, yang lainnya insya Allah lebih mudah, dan saya pastikan program GratisPol tidak terganggu,” tegasnya.

Pasalnya, komitmen pemberian bantuan anggaran pendidikan, akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dibawah kepemimpinannya bersama Seno Aji.

Selain itu, menjawab pertanyaan awak media terkait dengan mahasiswa yang sudah membayar UKT sebelum GratisPol cair. Ia memastikan bahwa dana tersebut akan dikembalikan.

Ia juga mengingatkan bahwa proses verifikasi kampus menjadi faktor penentu, apakah mahasiswa memenuhi kriteria penerima atau tidak.

“Komitmen kami jelas. Yang penting kebutuhan masyarakat, terutama pendidikan, harus terpenuhi. UKT yang sudah dibayar pasti nanti akan dikembalikan,” terangnya.

“Memang ada kasus di Unmul, mahasiswa ingin direimburs, tapi setelah diverifikasi ternyata tidak masuk kategori penerima. Tiap kampus sudah punya tim satgas dan tim verifikasi masing-masing,” tambah pria yang akrab disapa Harum.

Di akhir ia menegaskan seluruh proses Gratispol Pendidikan dilakukan secara terstruktur, transparan, dan sesuai aturan agar bantuan tepat sasaran. (Advertorial/Diskominfo Kaltim/Has/Bey)