tutup
Samarinda

Rudy Mas’ud Sebut Menanam Pohon Adalah Sedekah Oksigen untuk Kehidupan

113
×

Rudy Mas’ud Sebut Menanam Pohon Adalah Sedekah Oksigen untuk Kehidupan

Sebarkan artikel ini
Situasi saat kegiatan penanaman bibit pohon oleh Pemprov Kaltim. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda — Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, gelar kegiatan penanaman bibit pohon di areal pembangunan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang Samarinda, Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (6/11/2025).

Mengusung tema “Menanam Pohon, Sedekah Oksigen.” kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para pimpinan OPD Pemprov Kaltim, Forkopimda, perusahaan, kelompok tani hutan, dan masyarakat.

Untuk diketahui ada sekitar 1.000 bibit yang ditanam di lahan seluas 5.000 hektare, yakni terdiri atas pohon durian musang king, jambu, pete, mangga, alpukat, jeruk, kelengkeng, dan hingga jenis lainnya.

Kepada awak media, Rudy Mas’ud, menegaskan, menanam pohon bukan hanya tindakan fisik, melainkan wujud sedekah oksigen bagi seluruh makhluk hidup.

“Penanaman pohon merupakan sedekah oksigen bagi makhluk Tuhan lainnya tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Rudy Mas’ud menilai, gerakan menanam pohon harus dimaknai sebagai gerakan moral dan spiritual, bukan sekadar rutinitas seremonial.

“Menanam satu pohon berarti menanam kehidupan dan masa depan generasi yang lebih baik,” tegasnya.

Menurutnya, pemilihan lokasi di lingkungan pondok pesantren memiliki nilai strategis karena menjadi media pendidikan ekologis bagi para santri.

“Pondok pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan peradaban hijau,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pohon dikawasan pesantren tidak hanya menurunkan suhu dan memperindah lingkungan.

Tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi jangka panjang. Kemudian mendorong lahirnya konsep eko-pesantren yang, mengintegrasikan nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan hidup.

Diakhir ia juga menuturkan bahwa Pemprov Kaltim turut menyerahkan bantuan bibit, pupuk, dan sarana prasarana perhutanan sosial, ekonomi kreatif, dan pariwisata dengan total nilai mencapai Rp46 miliar, bersumber dari APBD Kaltim dan UPT Kementerian Kehutanan.(Has/Bey)