Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
PolitikSamarinda

Resmi! KPUD Kaltim Tetapkan Pasangan Rudy-Seno Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Periode 2025-2030

465
×

Resmi! KPUD Kaltim Tetapkan Pasangan Rudy-Seno Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Periode 2025-2030

Sebarkan artikel ini
Ketua KPUD Kaltim, Fahmi Idris. (Muhammad Hasbi/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk menetapkan pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2024. Acara ini berlangsung di Mercure Hotel, Samarinda, pada Kamis (6/2/2025) malam.

Dalam pleno terbuka tersebut, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kaltim secara resmi menetapkan, pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kaltim terpilih pada Pilkada 2024 lalu.

Ketua KPUD Kaltim, Fahmi Idris, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi suara, Rudy Mas’ud dan Seno Aji berhasil memperoleh 996.399 suara atau 55,66 persen suara sah.

Sehingga berdasarkan angka tersebut, merupakan perolehan suara tertinggi dari pasangan calon Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

“Besok pagi kami akan menyerahkan SK terkait pengusulan pelantikan kepada DPRD Kaltim,” ungkap Fahmi, kepada wartawan Timeskaltim.com.

Terkait jadwal pelantikan, Fahmi menjelaskan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan dilantik pada 20 Februari 2025, sesuai keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Fahmi juga menyampaikan, dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, empat di antaranya masuk ke dalam sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diantaranya, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kaltim, Pilbub Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Mahakam Ulu (Mahulu), dan Kabupeten Berau.

“Untuk Pilgub Kaltim MK menyatakan semua permohonan Isran-Hadi di tolak (dismissal). Sementara tiga Kapubaten lain nya masih berlanjut ke tahap pembuktian, sidang akan dilaksanakan mulai 7-17 Februari mendatang,” jelas Fahmi.

Lebih lanjut, Fahmi membeberkan bahwa partisipasi pemilih dalam Pilkada Kaltim 2024 mencapai 68 persen, meskipun angka tersebut masih di bawah target yang ditetapkan, yakni 77,5 persen.

Menutup pernyataannya, Fahmi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk rekan-rekan pers yang telah mendukung kelancaran Pilkada Kaltim 2024.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kaltim, Bawaslu, TNI, Polri, serta rekan-rekan pers yang telah berperan dalam menyukseskan semua tahapan Pilkada Kaltim,” pungkasnya. (Has/Bey)