Ratusan kader Banser siap mengikuti DTD Ke VI inisiasi PC GP Ansor Samarinda, baru-baru ini.(Dok)
Timeskaltim.com, Samarinda – Malam Puncak Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-VI Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Samarinda digelar meriah.
Dihelat di Masjid Besar Al Wustho Palaran, Kota Samarinda, pada Sabtu (25/11/2023) malam. Merupakan kegiatan puncak Ansor Banser Bersholawat. Yang telah berlangsung sejak 24 hingga 26 November 2023 pagi ini.
Mengangkat tema, ‘Aswaja Sebagai Benteng Kokoh Kader Ansor Banser Untuk Meneguhkan Komitmen Kebangsaan‘ ini. Dihadiri Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama Ketua PCNU Samarinda, Asy’ari Hasan. Hadir pula Ketua GP Ansor Samarinda, Abdul Khohar MT.
Giat itu, bagian dari rangkaian acara puncak. Menyambut ratusan kader Diklat Terpadu Dasar (DTD) – VI. Tampak masyarakat Palaran, sangat antusias dalam kegiatan tersebut.
Ketua PC NU Samarinda, Asy’ari Hasan, memberikan apresiasinya terhadap pelatihan DTD yang telah diselenggarakan oleh PC GP Ansor tersebut.

Berdasarkan informasi, peserta yang di targetkan adalah sebanyak 300 pendaftar. Namun, dalam pelaksaannya, Diklat tersebut telah melebihi sasaran, dan berhasil meraup jumlah peserta sekitar 400 orang.
“Agenda ini sangat luar biasa. Kami berharap tempat ini akan melahirkan kader NU yang militan. Dan saya berkeyakinan diantara sekian ratus jamaah dan peserta Diklat Banser ke-VI ini akan lahir para pemimpin masa depan,” ungkap Asy’ari Hasan saat ditemui usai acara.
Ia juga memberi selamat dan kebanggannya kepada GP Ansor Samarinda. Atas lahirnya kader-kader muda Banser. Yang sebentar lagi akan dikukuhkan sebagai anggota dan keluarga baru.
“Tentunya, ini merupakan kebanggan tersendiri. Ini berkat hasil dan usaha para kader PC Ansor Samarinda. Kami ucapkan selamat kepada ratusan peserta. Telah bergabung menjadi bagian dari keluarga besar yang gigih menjaga barisan NU,” pesannya.

Sementara itu, Wali Kota sekaligus Ketua Dewan Penasehat PC GP Ansor Samarinda, Andi Harun menuturkan, kader NU merupakan tameng bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Menurutnya sebagai warga NU, sudah sepantasnya, faham Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah mesti dijaga, dipertahankan, dan disebarluaskan.
“Terima kasih yang tinggi dan besar, atas NU termasuk Ansor Bansernya. Yang terus mencintai negara NKRI, dengan rutin menyebarkan kebaikan dengan kegiatan keagamaan seperti ini,” ucapnya Andi Harun.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua PC GP Ansor Kota Samarinda, Abdul Khohar MT menyampaikan, Diklat ini bertujuan melatih dan mendidik kader Ansor dan Banser agar menjadi kader militan dan loyalitas.
“Kader Ansor dan Banser harus militan dan loyalitas. Melalui diklat ini juga meningkatkan integritas kepada NU dan memperkuat jiwa patriotisme kepada NKRI dan Pancasila,” tegasnya.

Disamping itu Khohar menjelaskan, bahwa DTD Angkatan ke-VI ini, mengangkat tema ‘Aswaja Sebagai Benteng Kokoh Kader Ansor Banser Untuk Meneguhkan Komitmen Kebangsaan‘.
“Demi Keutuhan NKRI semua kader harus beradab, kader harus militan meneguhkan Ahlusunnah Waljama’ah Annahdiliyah,” lugasnya.(Wan)












