Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialNasionalNewsPPU

PW GP Ansor Sukseskan Giat Pembangunan Kantor PBNU Di Tanah IKN Nusantara

369
×

PW GP Ansor Sukseskan Giat Pembangunan Kantor PBNU Di Tanah IKN Nusantara

Sebarkan artikel ini

Kegiatan Istghosah dan Pencanangan Kantor PBNU Di IKN digelar di lingkungan Masjid Syaikhona Kholil Desa Sukaraja, Sepaku, PPU, Minggu (30/1/2022). (Ist)

Timeskaltim.com, PPU – Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Istighosah dan Pencanangan Kantor PBNU di Ibu Kota Negara ‘Nusantara’  pada Minggu (30/1/2022) siang.

Dihelat di Lingkungan Masjid Syaichona Cholil Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku Penajam Paser Utara ini, digelar secara khidmat dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terbukti, dengan tetap wajib memakai masker dan sanitzer. 

Hadir memberikan sambutan Ketua PBNU, KH Yahya Staquf Qholil didampingi Sekretaris Jendral PBNU, KH Saifullah Yasuf dan Bendahara Umum, Mardani Maming.

Turut pula hadir, Rois Syuriah PWNU Kaltim, KH Ali Kholil didampingi Ketua GP Ansor Kaltim, Fajri Al Faroby. Hadir pula, Plt Bupati PPU, Hamdam Pongrewa bersama dengan Ketua PCNU PPU, KH Muhammad Syamsul Hadi Yusuf.

Saat dikonfirmasi awak media, Ketua PBNU, KH Yahya Staquf Cholil menyampaikan, Selain kantor, PBNU juga akan membangun rumah sakit, perguruan tinggi serta pesantren di lokasi ibu kota baru Nusantara.

“PBNU mendahului mohon izin untuk ikut menempati Ibu Kota Negara Nusantara,” kata Gus Yahya di sela-sela pencanangan kantor baru PBNU di IKN Penajam Paser Utara.

Baca Juga: PCNU Kota Samarinda Resmi Dilantik

Untuk pembangunan kantor baru PBNU, juga telah ada pembicaraan baik dengan pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah.

“Alhamdulillah sudah ada pembicaraan dari kemarin. Dan Pak Bupati (Penajam Paser Utara) siap memfasilitasi. Supaya begitu resmi kantor Ibukota Nusantara (ditempati) di situ segera ada gedung baru kantor PBNU,” kata Gus Yahya.

Nama Nusantara sebagai Ibu KotaNegara, kata Gus Yahya, sebenarnya bisa dikaitkan dengan dunia santri. 

“Nusantara itu NU, santri, pemerintah dan rakyat,” kata Gus Yahya.

Menurut Gus Yahya, ketika mulai ada gagasan untuk membangun Ibu Kota baru, saat itu banyak daerah mengajukan diri menjadi Ibu Kota baru.

“Saya pikir malah masyarakat di sini tidak kepikiran. Jadi yang jadi Ibu Kota malah tidak kepikiran. Kalau dulu orang daerah sekarang jadi Ibu Kota dan orang Jakarta nanti akan jadi orang daerah,” kata Gus Yahya disambut dengan tawa hadirin.

Terpisah, Ketua PW GP Ansor Kaltim, Fajri Al Faroby menambahkan, Nahdlatul Ulama (NU) merupakan tempat yang paling tepat untuk dijadikan wadah mengabdi dan berkhidmat.

“Inilah tempat yang sangat tepat, mensyiarkan apa saja perintah para leluhur kita terdahulu, maka tempat inilah yang nantinya menentukan harga para sahabat-sahabat semua,” ujarnya.

Baca Juga: Hisak Haru, KH Yahya Cholil Staquf Terpilih Pimpin Ketua PBNU 2021-2026

“Kami segenap jajaran kepengurusan PW GP Ansor Kaltim Mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Kaltim dan Direktorat Intelijen keamanan. Khususnya AKBP Hendrik EKa Bahalwan S.H S.I.K selaku Kasubdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Kaltim, yang memberikan dan mendukung agenda ini dapat terlaksana dengan lancar,” tutupnya sembari tersenyum bahagia.

Sementara itu, Plt. Bupati PPU, Hamdam Pongrewa mengapresiasi kedatangan PBNU ke tanah PPU. Ia menilai kehadiran rombongan tersebut memberikan angin segar kepada warga PPU terhadap perkembangan ekonomi di daerah tersebut.

“Saya Sungguh mengapresiasi dan ucapan terimakasih kepada rombongan PBNU telah berkunjung ke PPU. Mudah-mudahan dengan dibangunnya kantor PBNU ini dapat menjadi tahap pembangunan di wilayah IKN ini,” pungkasnya.(wan)