Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Hukum & PeristiwaSamarinda

Puluhan Massa Sambangi Polsek Sungai Kunjang, Pertanyakan Kasus Pembunuhan di Mahakam Square 

614
×

Puluhan Massa Sambangi Polsek Sungai Kunjang, Pertanyakan Kasus Pembunuhan di Mahakam Square 

Sebarkan artikel ini
Puluhan Massa memadati Polsek Sungai Kunjang. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Beberapa waktu lalu, polisi menemukan seorang jasad laki-laki tak bernyawa di pinggir sungai mahakam ruko Samarinda Square. Jasad tersebut ternyata anak dari Amir Daeng Situju warga Sungai Kunjang.

Dijelaskan orang tua korban, saat itu korban pamit ke luar rumah sekitar pukul 11 malam, naas beberapa jam kemudian orang tua korban dihubungi pihak kepolisian untuk menginformasikan bahwa anaknya ditemukan tergeletak tak bernyawa.

Selang 5 hari setelah kejadian tersebut, orang tua korban merasa resah karena pelaku pembunuhan tak kunjung diungkap olah pihak kepolisian, maka dari itu pihak keluarga berinisiatif untuk mendatangi kepolisian sektor Sungai Kunjang untuk meminta kejelasan.

Puluhan massa pun berangkat dari Terminal Sungai Kunjang menuju Polsek Sungai Kunjang, pada Kamis (24/2/2022). Massa aksi pun melakukan audiensi bersama Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara.

Berdasarkan hasil audiensi, Kompol Made Anwara menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan upaya melakukan pengungkapan kasus dengan bekerja sama dengan Inafis Polresta Samarinda dan Jatanras Polresta Samarinda.

“Kami polsek sungai kunjang sudah berupaya melakukan pengungkapan terhadap pelaku dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi teman korban maupun saksi yang ada di TKP,” terang Kompol Made dalam hasil audiensinya.

Amir Daeng Situju orang tua korban, pun meminta kepada Polsek Sungai Kunjang untuk membentuk tim percepatan pengungkapan kasus pembunuhan terhadap anaknya. 

“Saya minta agar polisi membentuk tim percepatan pengungkapan kasus ini, mengingat kasus ini sudah berjalan 5 hari tapi tidak ada tersangka yang ditetapkan,” ucapnya.

Dirinya juga meminta, agar kepolisian memberikan SP2HP kepada keluarga korban agar dapat mengetahui perkembangan kasus. Ia pun mengutuk keras kasus pembunuhan yang dialami oleh anaknya.

“Saya berharap polisi dapat memberi kita SP2HP agar dapat mengetahui perkembangan, kami pun terus mendesak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini,” terangnya.

Hal senada pun disampaikan oleh Ramdhan selaku Juru Bicara keluarga korban, ia menuntut kepolisian untuk bekerja efektif untuk mengungkap kasus ini.

“Polisi sesuai dengan tugas dan fungsinya harus segera mengungkap kasus ini, pelaku harus ditangkap dan jangan sampai berkeliaran dengan bebas,” tegasnya.