Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Uncategorized

Puji Hartadi Gelar Sosialisasi Kebangsaan Kepada PMII Cabang Kukar

323
×

Puji Hartadi Gelar Sosialisasi Kebangsaan Kepada PMII Cabang Kukar

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi sukses menggelar wawasan kebangsaan.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi ST menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) yang ditujukan pada mahasiswa yang terhimpun di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kutai Kartenegara (Kukar), Senin (18/12/2022).

Politisi partai PKB itu menegaskan, jika wawasan kebanggaaan sangat beekaitan dengan ideologi bangsa dan negara yakni pancasila. Selain itu sebagai bentuk meningkatkan rasa nasionalisme di seluruh lapisan masyarakat.

“DPRD Kaltim sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah mempunyai peranan penting dalam rangka mensosialisasikan wawasan kebangsaan ke wilayah kabupaten, kota se Kaltim,” ungkapnya saat dikonfirmasi media ini.

Legislator Karang Paci Asal Dapil Kukar itu juga menyampaikan, mensosialisasikan wawasan kebangsaan merupakan tugas yang diberikan pemerintah pusat kepada wakil rakyat.

Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi sukses menggelar wawasan kebangsaan.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

“Wawasan kebangsaan adalah cara pandang dalam melihat suatu ideologi negara. Saat ini Negara Indonesia memiliki 270 juta penduduk dengan bebagai macam suku dan budaya,” ucapnya.

“Pemerintah dalam hal ini melaihat situasi perkembangannya sangat khwatir. Hadirnya sosialisasi wawasan kebangsaan ini karena memberikan pemahaman terkait isu-isu yang bisa memcah belah bangsa,” sambungnya.

Dalam Sosbang tersebut Anggota Komisi II DPRD Kaltim itu menyimpulkan, seluruh lapisan masyarakat harus menjaga keharmonisan dilingkungan masing-masing, serta mensyukuri dan menjalani apa yang sudah dipondasikan oleh negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Basis kita adalah kebhinekaan yang sangat beragam dan keberagaman itu seharusnya menjadi perekat kita, bukan justru dijadikan alat untuk memecahkan belah suatu kelompok dengan kelompok lain apalagi sampai memecah bangsa kita sendiri,” pungkasnya.(Adv/Wan)