Puji Hartadi Menggelar Sosialisasi Kebangsaan.(Topan Setiawan/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Tak Henti-hentinya, Wawasan Kebangsaan terus digaungkan oleh Anggota DPRD Kaltim, Puji Hartadi, ST untuk mengantarkan kekuatan kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta, mencapai pembangunan berbagai sektor disetiap daerah.
Hal itu juga menjadi bagian dari kewajiban seluruh Anggota DPRD Kaltim. Terbukti, Ia menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dengan tema Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsasan (Pancasila, UUD RI 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI), di Angkringan Elli Jalan Monginsidi Samarinda, Selasa (01/11/2022).
Puji Hartadi menerangkan dalam sosialisasinya yang diikuti peserta dari mahasiswa gabungan lintas perguruan tinggi di Samarinda tersebut, bahwa dasar dari sosialisasi ini berlandaskan pada UUD 1945 Pasal 27 Ayat 3 “ Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara, UU Nomer 2 Tahun 2018 tentang MPR RI, DPR RI, DPD RI dan DPRD daerah provinsi dan kabupaten/kota (Selanjutnya disebut UU MD3).
“Hal itu juga mrnjadi bagian dari agenda kegiatan DPRD Prov Kaltim Masa Persidangan III tahun 2022 tentang Sosialisasi Wawasan Kebangsaan,” terang Puji.
Diungkapkan Puji, sosialisasi wawasan kebangsaan merupakan salah satu tanggung jawab DPRD Kaltim dalam rangka membangun landasan kehidupan bermasyarakt, berbangsa dan bernegara terdiri dari landasan idelogi pancasila,konstitusi,persatuan dan kesatuan, dan semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia dan pembangunan di daerah.
Karena dengan pemahaman kita terhadap wawasan kebangsaan ini sebagai bentuk kecintaan kita terhadap NKRI untuk melindungi dan mempertahankan negaranya dari berbagai macam ancaman, baik ancaman dari dalam negeri maupun ancaman dari luar negeri,” ungkapnya.
Sebab kata Politisi PKB itu, bahwa potensi ancaman pemecah belah bangsa selalu ada disetiap kesempatan, maka salah satu cara agar hal itu tidak terjadi perlu sebagai anak bangsa memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sehingga membendung segala ancaman yang ada.
Perlu diketahui juga, disebutkan Puji, Indnesia ini dikenal sebagai negara yang beraneka ragam budaya, suku, bangsa, ras, agama, dan gender yang dikenal dengan semboyan bhineka tunggal ika. Hal itu menjadi penting untuk dijaga dan dirawat sebagai kekuatan dalam NKRI.
“Karena kita semua memiliki hak dan kewajiban serta tanggungjawab yang sama untuk menjamin kemerdekaan tanpa diskriminasi dalam, beribadah sesuai agama dan kepercayaa mengakui dan memperlakukan semua warga negara sebagai manusia yang bermartabat,” pungkasnya.(Wan)












