Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Proyek Pembangunan Terowongan Gunung Manggah Picu Kemacetan dan Parkir Sembarangan

579
×

Proyek Pembangunan Terowongan Gunung Manggah Picu Kemacetan dan Parkir Sembarangan

Sebarkan artikel ini

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar kembali menyoroti proyek pemerintah kota yakni terowongan yang berlokasi di Gunung Manggah, Samarinda.

Diketahui, proyek yang dibangun dari dana APBD tersebut menimbulkan berbagai kekhawatiran, salah satunya kemacetan lalulintas.

Deni menyampaikan, jika kemacetan tersebut timbul akibat dampak pembangunan terowongan yang kurang mendapatkan pengawasan. Seperti mobilisasi truk beroda sepuluh yang membawa material tanah melalui jalur pemukiman padat penduduk.

“Kegiatan ini seharusnya diawasi lebih ketat agar tidak mengganggu kegiatan warga dan menghindari kemacetan serta kecelakaan,” ucapnya, Selasa (7/5/2024).

Selain kemacetan, terdapat kendala lain yang menjadi sorotan seperti parkir sembarangan di sekitar Jalan Pesut yang bertambah parah dengan keberadaan truk besar.

Dirinya pun mengimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan guna menghindarkan adanya hal yang tidak diinginkan ke depan.

“Saya melihat pengawasan dari petugas tidak optimal, sering terjadi kemacetan dan berpotensi kecelakaan. Terutama di Jembatan S, di mana truk roda 10 ini harus berpapasan dengan kendaraan lain di jalur yang sangat sibuk,” terangnya.

Deni berharap pihak terkait dapat memperhatikan dan memperbaiki sistem pengawasan proyek untuk mencegah masalah lebih lanjut di kawasan tersebut.

“Pengawasan yang full dan maksimal perlu segera diterapkan untuk keamanan dan kenyamanan warga,” tandasnya. (Bey)