Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita. (ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menjadi salah satu tim Satgas Percepatanan Penanganan Stunting Kaltim. DKP3A pun akhirnya membuat sejumlah program khusus.
Kepala DKP3A Kaltim, Noryani Sorayalita mengungkapkan, TPPS Kaltim yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Hadi Mulyadi, ini memiliki target. Sebab pada 2024, tim harus berupaya mencapai target penurunan stunting sebesar 12,83 persen.
Pun prevalensi penurunan stunting sekarang di 10 kabupaten dan kota se-Kaltim sudah menunjukkan tren yang positif dan saat ini ada di bawah rata-rata nasional, 22 persen.
Soraya menyebutkan, pihaknya sudah memiliki aplikasi berbasis web untuk membantu proses pendataan stunting seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.
“Membentuk TPPS dengan struktur organisasinya, saat ini kita sudah melakukan rencana aksi, sudah berjalan, kita juga melakukan rapat dengan satgas dan sudah launching berbasis web,” ucap Noryani, Rabu (30/11/2022).
Kemudian, aplikasi berbasis web yang dimaksud adalah aplikasi SIPESUT Mahakam. Melalui aplikasi tersebut, ujar Soraya, pihak terkait bakal melakukan pelaporan dan monitoring capaian angka stunting.
“Aplikasi itu bisa digunakan untuk pelaporan, monitoring terkait capaian indikatornya, dalam hal ini melalui data itu bisa dilihat sampai ke desa,” tandasnya. (Gan/adv/DKP3A Kaltim)












