Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Potensi Kebun Melimpah, Nanas Himba Lestari Jadi Penggerak Ekonomi Baru

30
×

Potensi Kebun Melimpah, Nanas Himba Lestari Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Di balik hijaunya hutan Batu Ampar, Desa Himba Lestari tengah menapaki babak baru dalam perjalanan ekonominya. Dari tanah yang subur dan iklim yang bersahabat, tanaman nanas tumbuh lebat, menciptakan hamparan kuning keemasan yang kini menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian di wilayah ini. Setiap panen membawa bukan hanya hasil bumi, tetapi juga gambaran masa depan ekonomi yang makin cerah.

Camat Batu Ampar Suriansyah menegaskan bahwa nanas Himba Lestari telah menjadi komoditas unggulan yang menggerakkan roda perekonomian desa. Selain dijual sebagai buah segar, komoditas ini mulai diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah oleh pelaku UMKM lokal.

“Buah nanas Himba Lestari menjadi hasil utama pertanian Batu Ampar, sebagian besar dijual dalam bentuk buah segar. Namun, sejumlah pelaku UMKM mulai mengembangkan olahan turunan seperti selai dan keripik nanas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa inovasi UMKM mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur. Pendampingan, sertifikasi halal, hingga peningkatan kapasitas produksi menjadi langkah-langkah strategis untuk menyiapkan produk olahan nanas agar mampu bersaing lebih luas di pasar. Dukungan ini memperkuat posisi Himba Lestari sebagai desa yang siap melangkah ke arah pertanian modern berbasis pengolahan.

Kini, wangi manis nanas tak hanya memenuhi kebun, tetapi juga dapur-dapur warga yang mulai mengolah buah tersebut menjadi produk unggulan. Dari selai rumahan hingga keripik nanas yang renyah, setiap olahan mencerminkan perjalanan desa menuju kemandirian ekonomi. Himba Lestari perlahan berubah menjadi sentra inovasi, tempat hasil bumi diberi nilai tambah dan diolah menjadi identitas baru Batu Ampar.

Dengan pengelolaan yang tepat, nanas Himba Lestari berpeluang menjadi komoditas strategis yang menembus pasar regional hingga nasional. Masyarakat Batu Ampar menunjukkan bahwa kemajuan tidak selalu dimulai dari skala besar, kadang ia lahir dari tanah yang sederhana, dari tangan-tangan yang setia bekerja, dan dari visi yang melihat potensi lebih jauh dari sekadar panen.

Nanas Himba Lestari adalah isyarat masa depan: bahwa desa dapat tumbuh menjadi pusat inovasi, dan bahwa perubahan selalu mungkin ketika masyarakat bergerak bersama. (SH/ADV).