Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Polresta Samarinda Gelar Deklarasi Pemilu Damai, Jelang Pilkada Serentak 2024 Mendatang

238
×

Polresta Samarinda Gelar Deklarasi Pemilu Damai, Jelang Pilkada Serentak 2024 Mendatang

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Suasana usai menggelar deklarasi pemilu damai di Mako Polresta Samarinda. (Dok: Humas Polresta Samarinda)

Timeskaltim.com, Samarinda – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang, Polresta Samarinda menggelar deklarasi pemilu damai. Berlangsung di aula Wiratama Mapolresta Samarinda, pada Selasa (03/09/2024) siang.

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama guna memastikan keamanan dan harmoni pada Pilkada 2024, yang dihadiri oleh toko agama, tokoh masyarakat, serta para mahasiswa.

Dalam sambutannya Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, menekankan bahwa, semua elemen bangsa tentunya memiliki keinginan yang sama agar terciptanya pemilu yang damai, aman, dan lancar.

“Untuk mewujudkan hal itu perlu ada komitmen bersama, salah satu upaya yang dilakukan untuk membangun komitmen itu tentu dengan membangun silaturahmi antar sesama baik tokoh-tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas serta elemen mahasiswa,” ungkap Ary.

Ary juga mengatakan bahwa, dengan adanya deklarasi ini mampu menciptakan dan memberikan pemahaman kepada semua, tentang pentingnya menjaga suasana yang sejuk ditengah-tengah masyarakat.

“Semua dari kita tentu berharap, agar semua tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkada tetap kondusif,” ujarnya.

Ditempat yang sama, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Samarinda, KH. Zaini Naim, mengatakan bahwa, bahwa momentum Pilkada serentak 2024 ini adalah pesta demokrasi yang harus dijaga dan saling menghormati satu sama lain.

“Hari ini kita semua sepakat dan berkomitmen bersama bahwa kegiatan politik tidak boleh memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa, sebagai warga negara yang baik, kita tentu tidak boleh mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya untuk wilayah Kota Samarinda. (Has/Wan)