Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialPariwaraSamarinda

PMII Samarinda Resmi Membuka Pelatihan Kader Lanjut Ke-3, Sainuddin: PMII Kaltim Harus Berani Bersaing !

475
×

PMII Samarinda Resmi Membuka Pelatihan Kader Lanjut Ke-3, Sainuddin: PMII Kaltim Harus Berani Bersaing !

Sebarkan artikel ini

Ketua PKC PMII Kaltim-ra, Sainuddin saat memberikan sambutan sembari membuka agenda PKL Ke-3 PC PMII Samarinda.(Topan Setiawan/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda sukses menggelar Pembukaan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) Ke- 3 di Bagios Cafe, pada Selasa (27/9/2022) pukul 21.00 Wita.

Acara tersebut dirangkaikan dalam Simposium Nusantara bertemakan ‘Ijtihad Gerakan Pemuda Untuk Berdaulat Dalam Perdaban Di Ibu Kota Nusantara’. Dihadiri Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Tianur didampingi Wali Kota Samarinda, Andi Harun diwakilkan oleh Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syafruddin J. Turut pula hadir, Bendahara Umum PB PMII, Panji Sukma Nugraha didampingi Ketua PKC PMII Kaltim-ra, Sainuddin dan Ketua PC PMII Samarinda, Usamah Ahmad Syahid.

Dalam sambutannya, Usamah Ahmad Syahid mengapresiasi seluruh kerja keras dan usaha dari kepanitiaan. Ia menyebut, program kaderisasi formal tersebut merupakan tanggung jawab PMII dalam menjalankan estafet kaderisasi.

Acara tersebut menghadirkan narsumber di berbagai elemen. Diantaranya, Bendahara Umum PB PMII, Panji Sukma Nugraha, Ketua TWAP Samarinda, Syafruddin J dan Kadispora Kaltim, Agus Tianur (Dari samping kiri).(Topan Setiawan/Times Kaltim)

“Saya mengapresiasi kerja keras dari kepanitiaan yang telah menyiapkan semua ini. Semoga dapat menjadi tujuan kita bersama,” urainya.

Di tempat yang sama, Ketua PKC PMII Kaltim-ra, Sainuddin pun berpendapat, kaderisasi PMII di Kaltim, harus memiliki jiwa berdaya saing tinggi dalam mencetak generasi SDM berkualitas. Sehingga, kata dia, kader PMII mampu memberikan kontribusi menghadapi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

“Hari ini kita sama-sama tau IKN yang baru udah ditetapkan. SDM kaltim harus bersaing dengan alumni UI, UGM. Tetapi kenyataan Kita selalu kalah. Sebagai contoh di pegawai Pertamina kebanyakan adalah di luar daerah Kaltim,” keluhnya.

Sainuddin menambahkan, pemuda di Kaltim juga memiliki kualitas dan kapabilitas yang cukup memadai untuk dapat di sejajarkan oleh pemuda-pemuda terbaik di luar daerah. Hal tersebut memungkinkan, cerita dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, harus lebih memperhatikan pemuda asli daerahnya.

“Artinya Pemerintah harus selalu sadar. Karena pemuda di Kaltim tidak baik-baik saja. Padahal Di Kaltim ada Cipayung yang telah menyiapkan dan menggembleng kadernya menjadi kualitas terbaik,” ucapnya.(Wan)