Timeskaltim.com, Samarinda – Belum lama ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Yogyakarta guna memperkuat sinergi kemitraan antara DPRD Kaltim dengan eksekutif.
Menurut, Wakil Ketua II DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, pelaksanaan Bimtek yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 14 hingga 15 Juni 2025 lalu itu merupakan, kegiatan yang bersifat wajib bagi seluruh anggota dewan. Dan,agenda itu menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara maksimal.
“Bimtek itu wajib. Ada landasan hukumnya dan memang harus dilaksanakan. Materi yang dibahas juga sangat relevan dengan kondisi saat ini, mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), instruksi presiden 2025 terkait pemangkasan hingga reformasi birokrasi,” ungkap Emira saat diwawancarai awak media ini, pada Kamis (19/06/2025).
Dia juga bilang, dalam Bimtek tersebut para anggota dewan juga mendalami tugas-tugas kedewanan, termasuk bagaimana menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara lebih produktif dan terarah.
“Tujuan utamanya agar anggota DPRD Kaltim bisa bekerja lebih maksimal sesuai tugas dan fungsinya, serta bisa selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim,” tambahnya.
Saat ini, Emira mengungkapkan DPRD Kaltim saat ini tengah melakukan pengawalan terkait RPJMD, yang di mana ini menjadi acuan utama pembangunan lima tahun ke depan.
“Kita harus tetap mengawal RPJMD ini agar bisa berjalan sempurna. Dalam Bimtek, kami membahas secara mendalam bagaimana memastikan dokumen ini bisa diterjemahkan ke dalam program kerja yang efektif dan menyentuh masyarakat,” tegas Ananda.
Terakhir, Emira berharap, melalui kegiatan Bimtek yang di ikuti beberapa waktu lalu itu, dapat memperkuat peran strategi dalam pembangunan daerah, sekaligus mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kaltim. (Adv/Rob/Bey)












