Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Penerapan Cyber Hygiene Menjadi Kewajiban ASN Kutim demi Menjaga Keamanan Informasi

26
×

Penerapan Cyber Hygiene Menjadi Kewajiban ASN Kutim demi Menjaga Keamanan Informasi

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur —Di era digitalisasi yang semakin pesat, keamanan data menjadi tantangan utama bagi pemerintahan modern. Di Kabupaten Kutai Timur, Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi tekanan baru bagaimana menjaga integritas informasi dan sistem daring yang terus berkembang.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa ketahanan siber menjadi aspek yang sangat penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di tengah percepatan digitalisasi layanan publik. Seiring meningkatnya penggunaan sistem daring dalam administrasi pemerintahan, kebutuhan akan keamanan data dan perlindungan informasi semakin mendesak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutim, Ronny Bonar, menjelaskan bahwa kemajuan teknologi memang mempermudah berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan hingga pelayanan publik lainnya. Namun, ia mengingatkan bahwa risiko kebocoran data dan serangan siber juga meningkat seiring dengan peningkatan akses digital, terutama jika pengguna tidak menerapkan protokol keamanan yang tepat.

“Kerentanan yang paling utama terdapat pada ASN sebagai pengguna sistem, bukan hanya pada teknologinya saja,” tegas Ronny. Ia menekankan bahwa kesadaran dan disiplin pengguna menjadi kunci utama untuk menjaga integritas sistem dan data pemerintah.

Untuk itu, Diskominfo Kutim rutin menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi terkait keamanan siber bagi ASN. Materi mencakup pengelolaan kata sandi yang aman, identifikasi email dan tautan mencurigakan, serta praktik terbaik dalam menjaga kerahasiaan data pemerintah dan masyarakat.

Ronny menambahkan, upaya ini tidak hanya melindungi sistem digital pemerintah, tetapi juga memastikan layanan publik tetap aman, terpercaya, dan dapat diakses secara optimal oleh masyarakat. Dengan peningkatan kesadaran ASN terhadap keamanan siber, Kutai Timur berharap dapat memperkuat fondasi digitalisasi yang aman, efektif, dan berkelanjutan di era pemerintahan modern.(SH/ADV)