Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

Pendapatan Transfer Daerah Disoroti Fraksi AKB DPRD Kutim, Harapkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

527
×

Pendapatan Transfer Daerah Disoroti Fraksi AKB DPRD Kutim, Harapkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota Fraksi AKB, Mulyana.
Anggota Fraksi AKB, Mulyana.

Timeskaltim.com, Kutim – Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) DPRD Kutai Timur menyoroti realisasi pendapatan transfer daerah yang mencapai Rp. 7,67 triliun atau 103,12% dari anggaran pendapatan transfer sebesar Rp. 7,44 triliun. Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur sekaligus Anggota Fraksi AKB, Mulyana, mengungkapkan bahwa pendapatan ini harus dijabarkan secara mendetail untuk memastikan penggunaannya benar-benar tepat sasaran.

Menurut Mulyana, pendapatan transfer yang bernilai lebih dari target ini merupakan indikator positif bagi pemerintah daerah. “Pendapatan transfer yang mencapai Rp. 7,67 triliun atau 103,12% dari anggaran menunjukkan kinerja yang baik. Namun, penting untuk memastikan bahwa dana ini digunakan dengan tepat,” ujar Mulyana.

Fraksi AKB menegaskan bahwa pendapatan transfer harus digunakan untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Mulyana mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran sangat penting untuk mencapai tujuan ini. “Pendapatan ini didasarkan pada entitas pelaporan dengan tujuan utama meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penggunaannya harus transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fraksi AKB meminta pemerintah daerah untuk memberikan laporan yang lebih rinci mengenai alokasi dan penggunaan anggaran dari pendapatan transfer. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan berdampak positif pada kesejahteraan mereka. “Kami meminta agar pemerintah daerah menjabarkan penggunaan anggaran ini secara mendetail. Ini penting untuk memastikan dana tersebut benar-benar tepat sasaran,” tambah Mulyana.

Mulyana juga menyoroti pentingnya evaluasi dan pemantauan berkala terhadap program-program yang didanai oleh pendapatan transfer ini. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mungkin muncul, serta untuk memastikan bahwa program-program tersebut berjalan sesuai rencana. “Evaluasi dan pemantauan berkala sangat penting. Ini akan membantu mengidentifikasi hambatan dan memastikan program-program berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Fraksi AKB berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendorong pemerintah daerah dalam penggunaan anggaran yang efektif dan efisien. Dengan demikian, harapan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. “Kami berkomitmen untuk mengawasi penggunaan anggaran secara ketat. Tujuan kami adalah memastikan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tutup Mulyana. (SH/ADV)