Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialLifestyle

Pendaftar Beasiswa Kaltim Sudah Mencapai 51.906 Orang 

298
×

Pendaftar Beasiswa Kaltim Sudah Mencapai 51.906 Orang 

Sebarkan artikel ini
Kepala BP-BKT, Iman Hidayat. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Tiap tahun dilaksanakan, Beasiswa Kaltim tak pernah sepi peminat. Hingga Selasa (19/4/2022) ini saja, tercatat sudah ada 51.906 orang yang mendaftar Beasiswa Kaltim tahun 2022. Rinciannya untuk Tuntas Mahasiswa ada 10.606 pendaftar, Stimulan Mahasiswa dengan 11.732 pendaftar, dan Stimulan Siswa dengan 29.568 pendaftar. 

Kepala Badan Pengelola Beasiswa Kaltim (BP-BKT), Iman Hidayat menyebutkan bahwa sejauh ini, proses administrasi para pendaftar terbilang lancar dan relatif aman. Sebab pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan agar calon pendaftar bisa membaca dengan saksama petunjuk teknis (juknis) yang tersedia. 

“Syarat di dalam pendaftaran kan juga sudah disederhanakan. Kami juga memberikan warning. Misalnya, waktu mau mengisi besaran UKT, di situ sudah langsung ada tabel, 2 item saja yang diisi,” ungkap Iman kepada awak media selepas mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kaltim. 

Kemudian dari sisi surat-menyurat seperti surat pernyataan bersedia menyelesaikan pendidikan dan tidak menerima beasiswa dari pihak lain sekarang juga dijadikan 1. Sehingga lebih memudahkan pendaftar. Dulu keduanya terpisah menjadi 2 surat berbeda.  

“Bisa disimpulkan kesalahan-kesalahan yang berkaitan dengan administrasi akan berkurang tahun ini,” lanjutnya. 

Saat ini yang belum terpantau adalah terkait dengan KTP. Sebelumnya, BP-BKT ingin menerapkan sistem online bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait. Detailnya, saat pendaftar memasukkan data diri ke dalam website dan KTP-nya bermasalah, pasti langsung disuruh melakukan perbaikan. Namun hal itu belum bisa dilakukan. Sebab sistem dari Disdukcapil belum bisa terkoneksi. 

“Jadi masih seperti tahun lalu untuk cek KTP. Jadi pendaftar itu KTP-nya kami kirim ke Disdukcapil dan minta untuk diverifikasi,” tambah Iman. 

Ditanya mengenai keluhan calon pendaftar karena server yang down dan lelet untuk diakses, Iman mengakui gangguan tersebut sempat terjadi pada minggu pertama saja. Namun pihaknya langsung gerak cepat untuk memperbaiki. Sehingga pada malam harinya, situs web bisa diakses kembali. Namun masalah teknis serupa bukan jadi masalah yang berat. Sebab bisa diperbaiki dalam waktu singkat. Mengingat pendaftaran masih dibuka sampai 21 Mei 2022 juga dan terhitung masih lama. 

Beasiswa Kaltim tahun ini juga tampak berbeda karena membuka peluang bagi mahasiswa yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19. Salah satu syarat yang harus mereka penuhi adalah menyertakan surat keterangan dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, atau rumah sakit tempat korban dirawat atau meninggal. 

“Kalau ada surat keterangan itu, silakan dilampirkan. Nanti akan kami kelompokkan tersendiri. Saat ini sudah terkelompok tapi belum kami jumlahkan karena pendaftaran masih dibuka,” tutupnya. (Adv/Aji)