Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi Kaltim

Pemprov Kaltim Sampaikan Masukan Jalan Tol Samarinda Di Musrebangnas 2022

328
×

Pemprov Kaltim Sampaikan Masukan Jalan Tol Samarinda Di Musrebangnas 2022

Sebarkan artikel ini

Presiden RI Jokow membuka Musrebangnas secara virtual serentak se-Indonesia.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2022 dari Istana Negara, telah dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), pada Kamis (28/4/2022). 

Gubernur Kaltim Isran Noor sendiri diwakili Plt Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kaltim Sa’duddin didampingi Kepala Bappeda Kaltim HM Aswin, dan Kepala Biro Adbang Setda Provinsi Kaltim Lina Hasliana yang ikutsecara virtual dari Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim.

Terkait usulan dari Benua Etam, Sa’duddin menyampaikan bahwa akan memprioritaskan apa yang juga menjadi prioritas program pemerintah pusat.

“Intinya, harapan kita, apa yang sudah dimasukkan dalam prioritas pembangunan nasional bisa segera terealisasi,” tukas Sa’duddin, Jumat (29/4/2022).

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim HM Aswin menyampaikan usulan yang diberikan sangat kompleks dan sebagian besar merupakan kebutuhan masyarakat.

Mulai soal infrastruktur jalan, bendungan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta jalan di perbatasan, pelabuhan, hingga program pengembangan superhub.

“Apa yang kita usulkan sesungguhnya sudah cukup bagus. Kita berharap bisa segera dilaksanakan dan direalisasikan. Salah satunya, jalan poros Samarinda-Bontang itu baik. Begitu juga dengan semua jalan nasional lainnya,” ungkap HM Aswin, Jumat (29/4/2022).

Untuk diketahui, sejumlah proyek strategis nasional di Kaltim yang tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional. 

Antara lain yakni Jalan Tol Samarinda-Bontang, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (perbaikan), Pelabuhan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy di Kutai Timur, Bendungan Marangkayu di Kutai Kartanegara, Bendungan Sepaku Semoi dan pembangunan jaringan irigasi daerah irigasi Rawa Telake di Penajam Paser Utara.

Melihat lebih jauh, ada sektor energi pembangunan kilang minyak di Bontang dan upgrading kilang eksisting di Balikpapan. 

Lalu ada lagi pengembangan Lapangan Gendalo, Maha, Gandang, Gehem dan Bangka.

Untuk bidang energi di Kaltim proyek strategis nasional juga diarahkan ke pembangunan coal to methanol di Kutai Timur.

Presiden RI Joko Widodo sendiri juga mengingatkan seluruh kementerian dan pemerintah daerah agar lebih cermat, teliti dan berhati-hati dalam perencanaan pembangunan karena pandemi belum sepenuhnya berakhir. Serta masih ada ancaman krisis global sebagai dampak dari perang Rusia-Ukraina.

“Semua harus memiliki sense of crisis. Jangan seperti biasanya, business as usual, hati-hati,” mengutip dari keterangan virtual saat membuka Musrenbangnas 2022.(Adv/Wan)