Prosesi penyerahan penghargaan Kalpataru 2022.(Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menerima penghargaan Kalpataru kategori penyelamat lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim akan kembali melakukan inventarisasi calon penerima Kalpataru tahun 2023.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim EA Rafiddin Rizal mengatakan untuk penerimaan penghargaan Kalpataru tahun depan akan kembali dilakukan inventarisasi kepada calon penerimanya dengan empat kategori yaitu perintis lingkungan, penyelamat lingkungan, dan pembina lingkungan.
Persyaratan utama calon penerima penghargaan Kalpataru, lanjut Rafiddin adalah penduduk Indonesia berkelakuan baik, secara mandiri dan atas kesadaran sendiri tanpa pamrih dan secara swadaya telah melakukan pelestarian lingkungan hidup.
“Termasuk jenis kegiatannya terkait dengan upaya pencegahan, penanggulangan dan pemulihan lingkungan untuk pelestarian udara, kehati, ramah lingkungan, kesehatan lingkungan, energi alternatif, pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, dan kegiatan yang dilakukan awal-kurangnya telah berlangsung selama lima tahun,” kata Rafiddin Riza usai mendampingi melalui rilis tertulis, di Auditorium DR. Soedjarwo, Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta, Kamis (28/7/2022).
Dari persyaratan tersebut, lanjut Rafiddin nantinya calon calon penerima Kalpataru akan didata berdasarkan kriteria yang berasal dari kabupaten kota. Setelah diinventarisasi kemudian dilakukan verifikasi sebelum calon calon penerima penghargaan Kalpataru dikirim ke Kementerian LHK untuk dilakukan penilaian dan diseleksi kembali.
“Alhamdulillah, Provinsi Kaltim telah aktif mengirimkan perwakilannya untuk memperoleh penghargaan Kalpataru sejak tahun 1980, dan tahun ini dari sembilan calon yang kita datangkan kelompok MHA Muluy menerima penghargaan Kalpataru yang menyerahkan langsung Wamen LHK Alue Dohang di Jakarta,” tandas Rafiddin Riza.(Wan/ADV/Kominfokaltim)












