Teks Foto: Pemkot Samarinda sosialisasi pemindahan pegadang pasar pagi ke SGS. (Hafif Nikolas/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan kegiatan sosialisasi kepada pegadang pasar pagi. Dalam hal relokasi pegadang pasar pagi ke Segiri Grosir Samarinda (SGS).
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/12/2023), di lantai 2 SGS tersebut. Dihadiri Assisten 1 Pemkot Samarinda, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, dan para pegadang pasar pagi.
Usai perencanaan relokasi yang sedemikan panjang. SGS jadi salah satu wadah relokasi pedagang pasar pagi untuk melanjutkan usahanya selama pasar pagi direnovasi.
Perlu diketahui, relokasi pegadang pasar pagi terbagi dibeberapa tempat yaitu Segiri Grosir, Plaza Mulia, Pasar Segiri, Pasar Merdeka, dan Pasar Sungai Dama.
Untuk pegadang konveksi dan emas di khususkan ke 2 tempat yaitu SGS dan Plaza Mulia.
Assisten 1 Pemkot Samarinda Ridwan Tassa, mewakili Walikota Samarinda menyampaikan pesan kepada para pegadang pasar pagi. Untuk tetap semangat dalam berusaha, walau suasana dengan tempat yang lama berbeda.
Ia juga menyampaikan kepada pegadang untuk bersabar selama pembangunan pasar pagi yang baru ini.
“Kami telah mendesain pasar pagi dengan sedemikian rupa baiknya. Untuk itu, teman-teman mohon bersabar dan tetap semangat,” ucap Ridwan, pada Selasa (12/12/2023).
Di samping itu, Kedisdag Kota Samarinda Marnabas menyampaikan terkait teknis pemindahan pegadang ini. Pihaknya sudah menyiapkan strategi yang transparan dan tertata.
“Nanti yang grosir kami kumpulkan khusus grosir, pegadang emas bersama pegadang emas juga. Untuk petakannya nanti sistem undi, jadi gak ada lagi pilih-pilihan atau rebutan,” tuturnya.
Terkait pengundian lapak pegadang di SGS, pihak Disdag Kota Samarinda akan kembali memanggil para pedagang dalam waktu dekat.
Pemkot Samarinda menyediakan 866 lapak, terdiri dari 526 kios dan 340 ruang terbuka. Dengan harga sewa sebanyak Rp 3,6 Miliyar.
Marnabas melanjutkan, pihaknya telah membuka posko pengaduan bagi para pegadang pasar pagi jika ada kendala dalam relokasi ini.
“Kita buka posko pengaduan untuk administrasi di Segiri Grosir,” pungkasnya. (Nik/Wan)












