Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Pemkab Kutim Perluas Akses Pelatihan Konstruksi Lewat MTU, Jangkau Tenaga Kerja Hingga Daerah Terpencil

26
×

Pemkab Kutim Perluas Akses Pelatihan Konstruksi Lewat MTU, Jangkau Tenaga Kerja Hingga Daerah Terpencil

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor jasa konstruksi yang menjadi penopang pembangunan infrastruktur daerah.

Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah pemanfaatan Mobile Training Unit (MTU), sebuah layanan pelatihan bergerak yang dirancang untuk menjangkau masyarakat hingga daerah terpencil.

Program ini dihadirkan untuk memastikan kesempatan pelatihan tidak hanya dinikmati masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga mereka yang tinggal jauh dari pusat kegiatan pelatihan formal.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa MTU menjadi sarana penting dalam menghadirkan pelatihan langsung ke lapangan, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan akses terhadap pelatihan teknis di kecamatan-kecamatan yang lokasinya berjauhan.

“MTU ini kami fokuskan untuk memberikan pelatihan keterampilan khusus di bidang konstruksi, terutama bagi tenaga kerja terampil konstruksi (TKK). Kehadiran unit pelatihan bergerak ini memungkinkan kami menjangkau seluruh 18 kecamatan untuk memberikan pelatihan dan membuka peluang sertifikasi,” ungkap Joni.

Ia menjelaskan bahwa proses sertifikasi tidak bisa dilakukan secara instan. Tenaga kerja perlu melewati tahapan pelatihan teknis yang dilakukan langsung di lapangan.

“Sebelum peserta menerima sertifikasi, mereka harus menjalani pembekalan praktis agar kompetensi mereka benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Melalui pendekatan jemput bola ini, proses pelatihan dan sertifikasi diharapkan berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

“Harapan kami, tenaga kerja konstruksi di seluruh kecamatan bisa meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh sertifikasi melalui pelatihan langsung di lapangan, termasuk melalui fasilitas MTU ini,” tambahnya.

Dengan program MTU, Pemkab Kutim menginginkan SDM konstruksi lokal semakin kompeten dan mampu bersaing dalam berbagai proyek pembangunan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di seluruh wilayah Kutai Timur.(ADV)