Timeskaltim.com, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengumpulkan sejumlah perusahaan tambang, perkebunan, dan kehutanan dalam Executive Meeting di Samarinda, Jumat (28/11/2025), untuk menyelaraskan kontribusi dunia usaha dengan agenda pembangunan Kukar Idaman Terbaik.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan lima tahun ke depan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
“Dunia swasta adalah mitra strategis pemerintah. Karena itu program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan harus sejalan dengan arah pembangunan daerah,” ujar Aulia.
Ia menegaskan bahwa pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media akan menjadi mekanisme kerja utama dalam RPJMD Kukar.
“Kami ingin memperkuat kerja bersama untuk mewujudkan Kukar Idaman Terbaik,” tambahnya.
Pada pertemuan tersebut, Pemkab Kukar memberikan CSR Award ke-5 kepada perusahaan yang dinilai optimal menjalankan TJSP.
Pemerintah juga menyerahkan sertifikat penilaian usaha perkebunan, bantuan pengendalian inflasi untuk dua kios pangan, serta menginisiasi penandatanganan kerja sama pembangunan jalan Muara Kaman menuju Muara Bengkal dan kemitraan perusahaan dengan UMKM serta BUMDes.
Aulia mengatakan rangkaian kerja sama itu menegaskan arah baru pembangunan Kukar yang tidak lagi bersifat sektoral.
“Ini bukti bahwa kolaborasi sedang bergerak. Tujuannya satu: manfaat pembangunan harus langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Kukar menyebut sinergi dunia usaha dan pemerintah menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan 17 misi Kukar Idaman Terbaik, yang menargetkan penguatan sektor pangan, pariwisata, dan industri hijau di seluruh wilayah kecamatan. (Adv/Rob/Bey)










