Pembangunan Terowongan Gunakan Skema MYC, Komisi III Tunggu Data Dari Dinas PUPR

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani (ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda semakin serius terkait rencana pembangunan terowongan di Selili. Hal ini merupakan upaya untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Kota Tepian.

Terowongan Selili akan dibangun dari Jalan Sultan Alimuddin ke Jalan Kakap menembus kawasan Bukit Steling Selili. Dalam rancangannya, terowongan ini panjangnya sekitar 710 meter.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengaku dalam rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, terowongan Selili masuk dalam program multiyears yang sumber pendanaanya dari APBD. 

“Saat rapat, PUPR telah menjamin program tahunannya akan selesai di tahun ini. Berarti dalam penyerapan anggarannya tidak ada kendala,” Katanya.

Hanya saja, Angkasa Jaya mengaku ada program yang belum tuntas di tahun ini dalam program multiyears. Tapi Dinas PUPR Samarinda belum membawa data terkait program tersebut pada rapat yang digelar pada Kamis, (3/11/2022) kemarin.

“Tetapi tadi disampaikan bahwa mereka akan mengundang kami untuk memberikan penjelasan, salah satunya soal Terowongan Selili,” ucapnya.

Angkasa Jaya menuturkan target pembangunan Terowongan Selili belum bisa disampaikan PUPR dan DPRD Kota Samarinda akan memberi waktu dalam sepekan untuk mempersiapkan laporan.

“Ketika data siap, mereka pasti menjelaskan apa kendala dalam pelaksanaan program dan mungkin saja salah satunya karena kenaikan bahan bakar. Ini alasan umum lah,” ucapnya.

Angkasa Jaya menerangkan, jika ada perencanaan baru dari pembiayaan atau perencanaan fisiknya akan ditinjau kembali. (adv/dprdsamarinda)