Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

PC PMII Samarinda Kepung Kantor DLH, Desak Relokasi TPA Bukit Pinang ke Sambutan

320
×

PC PMII Samarinda Kepung Kantor DLH, Desak Relokasi TPA Bukit Pinang ke Sambutan

Sebarkan artikel ini

Aksi yang berlangsung di Kantor DLH Kota Samarinda. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Puluhan Massa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PC PMII Kota Samarinda melakukan unjuk rasa di depan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pada Kamis (24/8/2023) siang.

Berlokasi di Jalan MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu itu, dikepung puluhan massa aksi hingga berdesakan untuk mendesak DLH mengentaskan kasus relokasi TPA Sungai Pinang ke TPA Sambutan.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi PC PMII Samarinda, Taufikuddin berpesan kepada Kepala DLH Samarinda untuk lebih memprioritaskan pemindahan TPA Sungai Pinang ke TPA Sambutan.

“Harapan kami dengan Kadis baru DLH Kota Samarinda, bisa menindaklanjuti poin tuntutan nomor dua, agar segera menutup TPA bukit pinang dan segera memproses TPA sambutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, PC PMII juga menyoroti maraknya mobil pengangkut sampah yang tidak menutup mengunakan jaring, hingga ada tetesan air sampah ke aspal karena kondisi bak truk yang bolong.

“Kami juga akan terus mengawal tuntas DLH Kota Samarinda, untuk menyelesaikan permasalahan sampah di kota Samarinda” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC PMII Samarinda, Ahmad Naelul Abrori menambahkan, agar masalah ini bisa selesai sesuai harapan. Kata dia, persoalan ini harus jadi konsentrasi penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda selain mengentaskan penanggulangan banjir.

“Bagaimana target pemerintah kota ingin mendapatkan Adipura sementara dalam proses menjaga lingkungan melalui kebersihan sampah-sampah ini tidak tertanggulangi, ini sungguh anomali yang nyata bagi masyarakat Kota Peradaban”, tutupnya.

Terpisah, Kepala DLH Kota Samarinda, Endang Liansyah mengakui persoalan demikian. Ia menjelaskan, pihaknya telah bergerak untuk memindahkan TPA Bukit Pinang ke TPA Sambutan. Dengan, melakukan kerjasama lintas OPD.

“Kendala selama ini yakni jalan yang saat hujan tidak dapat dilalui, serta penerangan yang masih minim, dan kami juga telah melakukan kerjasama dengan PUPR Kota Samarinda dan PLN untuk segera membantu proses ini”, urai Endang saat dikonfirmasi media ini.(Wan)