Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Pasar Tangga Arung Berubah Wajah, Resmi Hadir sebagai Pasar Semi Modern Tangga Arung Square

88
×

Pasar Tangga Arung Berubah Wajah, Resmi Hadir sebagai Pasar Semi Modern Tangga Arung Square

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, Pasar Tangga Arung di Kecamatan Tenggarong resmi bertransformasi menjadi pasar semi modern dengan nama baru, Pasar Tangga Arung Square. Pasar tersebut kini sudah dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Peresmian Pasar Tangga Arung Square dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, didampingi Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin serta Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Senin (5/1/2026).

Pembangunan Pasar Tangga Arung Square dimulai sejak 2021 dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Tahapan berlanjut pada 2022 melalui penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta pematangan lahan, sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan pada 2024 hingga 2025.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, revitalisasi Pasar Tangga Arung merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan janji politik melalui program Kukar Idaman Terbaik.

“Tangga Arung Square adalah revitalisasi dari Pasar Tangga Arung, dan itu merupakan salah satu janji politik di Kukar Idaman yang kita tuntaskan di Kukar Idaman Terbaik. Alhamdulillah sekarang sudah siap dipergunakan,” ujar Aulia.

Ia menyebutkan, pasar semi modern tersebut memiliki total 703 lapak yang siap digunakan para pedagang. Saat ini, sebagian besar lapak telah terisi dan mulai beroperasi.

Menurut Aulia, konsep yang diusung tetap mempertahankan karakter pasar rakyat, namun dengan fasilitas yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

“Pasar ini konsep besarnya adalah pasar tradisional semi modern,” katanya.

Ia berharap, keberadaan Pasar Tangga Arung Square dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, khususnya di Tenggarong dan secara umum di wilayah Kutai Kartanegara.

“Harapan kita, pasar ini tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, utamanya di Tenggarong dan umumnya di Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa pedagang yang berjualan di Pasar Tangga Arung Square tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari berbagai kecamatan di Kukar. Ia memastikan tidak ada sistem kepemilikan pribadi atas lapak yang tersedia.

“Bagi masyarakat Tenggarong dan Kukar pada umumnya yang ingin berjualan di sini, bisa langsung mengakses forum pasar atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Jadi di sini tidak ada lapak kepemilikan pribadi di Pasar Tangga Arung,” pungkasnya. (Rob/Bey)